SuaraSumut.id - Pengasuh di salah satu daycare atau tempat penitipan anak di kota Medan diduga melakukan kekerasan terhadap balita. Aksi pengasuh tersebut viral di media sosial. Saat ini, pengasuh tersebut telah diamankan pihak kepolisian.
Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polrestabes Medan Iptu Dearma Agustina membenarkan pihaknya telah mengamankan terlapor untuk dimintai keterangan.
"Iya sudah diamankan," katanya saat dikonfirmasi suarasumut.id, kemarin.
Namun demikian, Dearma belum menyampaikan secara rinci terkait kronologi diamankannya wanita berinisial T tersebut. Dirinya meminta agar wartawan berkoordinasi dengan Kasi Humas Polrestabes Medan.
"Koordinasi dengan Kasi Humas," ujarnya.
Sebelumnya, video balita di Medan yang dititipkan di daycare atau tempat penitipan anak mengalami kekerasan oleh pengasuhnya viral di media sosial.
Dilihat Sdari unggahan akun instagram @cctv_medan, terlihat balita laki-laki itu sedang disuapin makan oleh pengasuh wanita.
Namun, saat menyuapkan makan, pengasuh tersebut tampak melakukan gerakan seperti mencubit ke arah dada dan pipi korban.
Dalam narasinya, pengunggah video menyampaikan kalau dugaan kekerasan terhadap anak ini terjadi di Murni Daycare, Jalan Abadi, Kecamatan Medan Sunggal.
"Kekerasan sudah terjadi berulang kali," tulis dalam unggah.
Ibu korban bernama Cici (28) tidak pernah menyangka jika anaknya yang dititipkan ke daycare malah menjadi korban kekerasan.
Dirinya mengaku menitipkan anaknya karena kesibukan sehari-hari bekerja sebagai karyawan swasta.
"(Mulanya) adik saya yang kirim video, pengiriman video mulai tanggal 19 September," katanya, kemarin.
Saat pertama kali melihat video berisi dugaan tindak kekerasan tersebut, Cici masih menolerirnya karena menduga anaknya tidak mau makan.
"Saya kasih pengertian ke adik saya, mungkin anaknya gak mau makan, mungkin kesabaran pengasuhnya agak kurang," ucapnya.
Berita Terkait
-
Perilaku Janggal Anak Korban Daycare Little Aresha Bikin Miris, Nex Carlos: Sedih Banget Bacanya
-
Sidang Daycare Little Aresha: Anak Sakit Dibiarkan Tidur Beralas Perlak Tipis Tanpa Baju dan Diikat
-
Warga Medan Merapat! 3 Spot Healing untuk Sehari, Bisa PP Naik Motor!
-
Fakta Baru Sidang Little Aresha: Praktik Pengikatan Juga Terjadi pada Anak TK di Gedung Utara
-
Kesaksian Pengasuh Daycare Little Aresha Bongkar Penipuan Fasilitas Anak
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- 5482 Korban Keracunan MBG, Viral Ucapan Wapres Gibran: Bawa Bekal dari Rumah, MBG Jangan Dimakan
- 12 Pilihan Mesin Cuci Langsung Kering Tanpa Jemur
- Angka Hoki Shio untuk Menarik Rezeki dan Keberuntungan Finansial
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Jejak Aparat pada Kematian Pedagang Cermin saat Demo 27 Agustus 2026
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
Terkini
-
Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG
-
5 Penyebab Kulkas Tidak Dingin dan Cara Mengatasinya, Jangan Langsung Panggil Teknisi!
-
LPS Pertahankan Bunga Penjaminan Simpanan, Berlaku hingga Januari 2027
-
Maling Bergaya Ninja Sikat HP-Tabung Gas Warga di Medan
-
Imigrasi Sumut Gandeng Bea Cukai dan Forkopimda, Komitmen Jaga Perairan Batu Bara