SuaraSumut.id - Polda Aceh masih melakukan penyelidikan terkait kasus perusakan alat peraga kampanye (APK) Pilkada 2024 yang terjadi di beberapa daerah di Aceh. Sejumlah laporan telah diterima pihak kepolisian dan kini tengah ditindaklanjuti oleh tim penyidik.
"Laporan perusakan ini memang sudah ada beberapa yang masuk kepada kami," ungkap Kepala Biro Operasi Polda Aceh, Kombes Pol Heri Heriyandi, Kamis (24/10/2024).
Meski tanggung jawab utama terhadap perusakan APK berada di tangan panitia pengawas pemilihan (Panwaslih) atau Tim Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu), pihak kepolisian tetap mengambil langkah penyelidikan.
Hal ini dilakukan untuk memastikan apakah tindakan perusakan dilakukan oleh pihak tak dikenal atau ada unsur kesengajaan.
"Apakah perusakan itu dilakukan oleh orang tidak dikenal atau sengaja dirusak, masih kita selidiki," katanya.
Jika nantinya ditemukan bukti kuat bahwa perusakan APK memenuhi unsur tindak pidana, maka kasus tersebut akan diproses sesuai dengan aturan yang berlaku.
Polda Aceh juga menghimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketertiban dan keamanan menjelang Pilkada 2024.
"Kami berharap masyarakat dapat mendukung kelancaran Pilkada Aceh, sehingga pesta demokrasi ini dapat berjalan dengan aman dan tertib," katanya. (antara)
Berita Terkait
-
Profil Bripda Muhammad Rio: Eks Brimob Polda Aceh yang Membelot Jadi Tentara Rusia
-
Waspada Penipuan! Eks Brimob di Pasukan Rusia Ingatkan WNI Soal Link Rekrutmen Bodong
-
Kapolda Aceh ke Anggota: Jadilah Lilin, Walau Hancur Tetap Menerangi Sekitar
-
Polisi Gulung Jaringan Penjual Kulit Harimau Sumatera, Pelaku Utama Dibekuk di Nagan Raya
-
Jelang HUT RI ke-80: Brimob Aceh Gelar Aksi Mulia di Pedalaman Aceh Utara
Terpopuler
- 7 SD Swasta Terbaik di Palembang dan Estimasi Biayanya, Panduan Lengkap Orang Tua 2026
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Aksi Kritik Gubernur Rudy Mas'ud 21 April, Massa Diminta Tak Tutup Jalan Umum
Pilihan
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
Terkini
-
Angkasa Pura Aviasi Pastikan Kesiapan Operasional Penerbangan Haji 2026
-
Liburan Luar Negeri Bikin Untung dengan Promo Eksklusif dari BRI World Access
-
Begal yang Lukai Pedagang Mi Pecal Siang Hari di Medan Ditembak
-
Eks Wakapolda Metro Jaya Meninggal Kecelakaan di Medan
-
JK Ungkit Jasa Jadikan Jokowi Presiden, Gibran Pilih Hormat, Bukan Balas