SuaraSumut.id - Sebanyak 9 TPS di beberapa daerah di Sumatera Utara (Sumut), akan melakukan pemungutan suara ulang (PSU). Pelaksanaan PSU akan digelar pada hari Kamis 5 Desember 2024.
Ketua KPU Sumut Agus Arifin mengatakan PSU digelar berdasarkan rekomendasi badan pengawas pemilu (Bawaslu). Rekomendasi itu terkait pelanggaran dalam proses pemungutan suara.
"Pelanggaran ini serius dan membutuhkan langkah tegas. PSU adalah upaya kami menjaga integritas demokrasi," kata Agus, kemarin.
Berikut 9 TPS yang melakukan Pemungutan Suara Ulang (PSU):
Kota Medan
- TPS 07 Kelurahan Sei Rengas II, Kecamatan Medan Area
- TPS 04 Kelurahan Besar, Kecamatan Medan Labuhan
Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas)
- TPS 01 Kelurahan Janji, Kecamatan Dolok Sanggul
Kabupaten Nias Selatan (Nisel)
- TPS 1 dan TPS 2 Kelurahan Hilizalo Otano Larono, Kecamatan Mazino
- TPS 2 Kelurahan Hilimboho
- TPS 1 dan TPS 2 Kelurahan Orahua Uluzoi, Kecamatan Susua
- TPS 3 Kelurahan Bawodobara, Kecamatan Teluk Dalam
Dirinya menjelaskan bahwa pelanggaran yang ditemukan di Nias Selatan seperti pemilih yang memilih lebih dari sekali. Selain itu, ditemukan juga surat suara yang sudah tercoblos sebelum diberikan kepada pemilih.
Kemudian di Humbahas, ditemukan pemilih tidak membawa KTP, namun diizinkan mencoblos dengan menggunakan KK atau ijazah.
Sedangkan di Kota Medan, ditemukan adanya pemilih mencoblos tiga surat suara untuk Pilgub Sumut 2024.
"Kasus di Medan bahkan memungkinkan penambahan TPS yang harus melakukan PSU, karena kami masih menunggu rekomendasi final dari Bawaslu," kata Agus.
Berita Terkait
-
Bobby Nasution Ajak Kolaborasi Total Berantas Narkoba, Siap Dukung Anggaran BNNP
-
Bobby Nasution Puji Kemenangan Timnas U19, Atmosfer Stadion Utama Sumut Jadi Kekuatan
-
Hari Lahir Pancasila, Bobby Nasution Tegaskan Pancasila Jadi Jawaban Tantangan Global
-
Rp 1,3 Triliun Digelontorkan untuk Pembangunan Jalan di Sumut
-
Erick Thohir Tegaskan Kesiapan Sumut Jadi Tuan Rumah AFF U-19 2026
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
Terkini
-
BNI Bantah Tudingan Mengulur Waktu Penyelesaian Kasus Koperasi Swadharma
-
Kuasa Hukum BNI: Perlawanan Diajukan Agar Pembayaran Sesuai Dasar Hukum yang Jelas
-
BNI Siap Jalankan Putusan Hakim Terkait Kasus Koperasi Swadharma
-
58 Huntara di Aceh Utara Rusak Dihantam Angin Kencang
-
Ribuan ASN Pidie Jaya Aceh Sumringah, Gaji ke-13 Cair