SuaraSumut.id - Kompetisi Piala Soeratin U-13 Zona Aceh resmi bergulir mulai 11 hingga 15 Januari 2025 di Lapangan sintetis Kompleks Stadion Harapan Bangsa, Kota Banda Aceh.
Ajang ini diikuti oleh sembilan tim, terdiri atas tiga klub dan enam Sekolah Sepak Bola (SSB) dari berbagai daerah di Provinsi Aceh.
Sekretaris Umum Asosiasi Provinsi PSSI Aceh, Nazaruddin mengatakan, Piala Soeratin U-13 Zona Aceh bertujuan menggali potensi pesepak bola muda di daerah.
“Kompetisi ini adalah bagian dari pembinaan usia dini, sekaligus ajang untuk memperbanyak pengalaman bertanding para pemain junior,” kata Nazaruddin, Sabtu (11/1/2025).
Nazaruddin menjelaskan, sembilan tim peserta dibagi ke dalam tiga grup. Grup A dihuni SSB Barona Banda Aceh, Tamiang United, dan Lambhuk FA Banda Aceh. Grup B diisi Persas Sabang, SSB Rawa Singkil, dan SSB Elang Biru, sementara Grup C ditempati PSLS Lhokseumawe, SSB Merak Jingga, dan Talenta FA Banda Aceh.
“Juara dari kompetisi ini akan mewakili Aceh ke tingkat nasional yang digelar di Pulau Jawa. Di sana, mereka akan bersaing dengan juara dari zona provinsi lainnya,” ungkap Nazaruddin.
Pada pertandingan pembuka, Tamiang United memulai langkah positif dengan kemenangan tipis 3-2 atas SSB Barona Banda Aceh. Pertandingan berlangsung ketat dengan durasi dua kali 30 menit.
Menurut Nazaruddin, Piala Soeratin U-13 Zona Aceh tidak hanya menjadi wadah kompetisi, tetapi juga tempat bagi pemain muda menunjukkan kemampuan terbaik mereka.
“Harapan kami, para pemain ini kelak menjadi bibit unggul yang dapat memperkuat tim nasional junior,” tambahnya.
Kompetisi Piala Soeratin U-13 Zona Aceh terus menjadi sorotan karena menjadi ajang penting dalam mengembangkan bakat muda sepak bola di wilayah ujung barat Indonesia ini. (antara)
Berita Terkait
-
Gempa Dangkal Guncang Bener Meriah Aceh, BMKG Imbau Warga Tetap Tenang
-
Akses Jembatan Krueng Tamiang Kembali Dibuka, Kementerian PU Pulihkan Konektivitas Warga
-
Apa Tujuan Akhir Perdamaian di Provinsi Aceh ?
-
Tanda Tangan Bobby Nasution Disorot, Benarkah Tak Ikhlas Lepas 4 Pulau ke Aceh?
-
Sengketa 4 Pulau Aceh-Sumut Berakhir, Keputusan Prabowo Diharapkan Tak Picu Narasi Kontraproduktif
Terpopuler
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- 6 Smartwatch di Bawah Rp1 Juta, Fitur Premium untuk Aktivitas Sehari-hari
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
Pilihan
-
Tragedi Gas Maut di TB Simatupang: 4 Nyawa Melayang dalam Toren, Proyek 8 Lantai Kini Senyap
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
Terkini
-
Kecelakaan di Padangsidimpuan, Pengendara Betor Tewas Usai Tabrakan dengan Bus ALS
-
Tips Jitu Smart Spending untuk Gaya Hidup Hemat di Era Digital
-
Kayu Hanyutan Banjir di Aceh-Sumut Dimanfaatkan Jadi Material Huntara Warga Terdampak Bencana
-
Eks Kadis BPSDM Aceh jadi Tersangka Korupsi Beasiswa dan Ditahan
-
Senyum Amsal Sitepu Saat Tiba di DPR Usai Divonis Bebas Kasus Video Profil Desa