SuaraSumut.id - Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) menargetkan program peremajaan sawit rakyat (PSR) seluas 11.000 hektare sepanjang tahun 2025.
Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas perkebunan rakyat dan memperbarui tanaman sawit yang sudah tidak produktif.
"Tahun ini, kita mendapat target peremajaan sawit rakyat seluas 11.000 hektare," ujar Kepala Bidang Perkebunan Dinas Perkebunan dan Peternakan Sumut, Banua Pane, dikutip dari Antara, Jumat (4/4/2025).
Banua Pane menjelaskan bahwa program peremajaan sawit rakyat ini akan melibatkan kelompok tani, gabungan kelompok tani (gapoktan), serta koperasi di 15 kabupaten di Sumut.
Kabupaten-kabupaten tersebut mencakup Deli Serdang, Serdang Bedagai, Batu Bara, Asahan, Simalungun, Labuhanbatu Utara, dan Labuhanbatu. Selain itu, Labuhanbatu Selatan, Padang Lawas Utara, Padang Lawas, Tapanuli Selatan, Mandailing Natal, Tapanuli Tengah, Pakpak Bharat, dan Langkat juga turut serta dalam program ini.
"Para petani yang ingin mengikuti program peremajaan sawit rakyat harus tergabung dalam kelompok tani atau gapoktan dan terdaftar di Sistem Informasi Penyuluhan Pertanian (Simluhtan)," jelas Banua Pane.
Sementara itu, bagi koperasi yang ingin mengajukan permohonan, mereka harus melengkapi persyaratan administratif sesuai dengan peraturan yang berlaku.
Ia juga menambahkan bahwa kelompok tani, gapoktan, maupun koperasi sudah dapat mengajukan permohonan peremajaan sawit rakyat melalui instansi terkait di tingkat kabupaten menggunakan sistem aplikasi yang telah disediakan.
Pada tahun 2024, Dinas Perkebunan dan Peternakan Sumut menargetkan peremajaan sawit rakyat seluas 9.500 hektare. Namun, hingga November 2024, realisasi program ini baru mencapai 3.000 hektare dari total 490.000 hektare lahan sawit rakyat di Sumut, yang secara keseluruhan mencakup luas sekitar 1,4 juta hektare perkebunan sawit.
Ketua Koperasi Produsen Binatani Karya Mandiri Desa PIR Trans Sosa I B, Kirmadi mengungkapkan bahwa koperasinya telah mengajukan permohonan peremajaan sawit rakyat di Padang Lawas. Pihaknya sebelumnya telah merasakan manfaat program ini dalam dua tahap, yakni pada awal 2019 seluas 215 hektare dan akhir 2019 seluas 250 hektare.
"Untuk tahap ketiga, kami mengajukan peremajaan seluas 91 hektare sejak tahun lalu, tetapi hingga kini belum terealisasi. Bahkan, mayoritas program PSR di seluruh Indonesia masih tertunda sejak tahun lalu," kata Kirmadi.
Dengan adanya target baru sebesar 11.000 hektare pada 2025, diharapkan program peremajaan sawit rakyat dapat berjalan lebih optimal dan memberikan manfaat bagi para petani sawit di Sumatera Utara.
Tips Merawat Sawit Muda Agar Tumbuh Subur dan Berkualitas
Merawat sawit yang baru ditanam memerlukan perhatian ekstra agar tanaman dapat tumbuh optimal dan menghasilkan tandan buah berkualitas.
Langkah-langkah penting yang harus dilakukan meliputi penyiraman, pemupukan, pengendalian gulma, serta perlindungan dari hama dan penyakit. Berikut tips merawat dikutip dari berbagai sumber.
- Penyiraman dan Pemupukan
Berita Terkait
-
Bea Cukai Ungkap Penerimaan Negara dari Ekspor Sawit Pangkalan Bun Tembus Rp 1,74 Triliun
-
Bea Cukai Pamer Kawasan Berikat Serap 20 Ribu Tenaga Kerja, Setoran Pajak Tembus Rp 21,41 T
-
Bea Cukai Ungkap 80% Nilai Ekspor CPO Berasal dari Kawasan Berikat
-
Bukan Buang Uang, Bea Cukai Ungkap Alasan Pabrik Sawit Dapat Fasilitas Khusus Kawasan Berikat
-
BPDP Kucurkan Rp 1,3 T untuk Beasiswa, Tanggung Full Kuliah hingga Biaya Hidup Anak Petani Sawit
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Bcrobes Dorong Riset Berbasis Mikrobioma, Ungkap Potensi Probiotik dalam Mendukung Terapi Jerawat
-
Listrik Baru Menyala Setelah Padam? Jangan Langsung Tenang, Ini Barang Elektronik Paling Rawan Rusak
-
LAPK: Keluhan Pasien Viral Jadi Alarm Transparansi Layanan Rumah Sakit
-
Imigrasi Sumut Perkuat Kolaborasi Strategis Bersama BP3MI
-
Pria di Medan Ditangkap gegara Jual Video Porno Sesama Jenis Lewat Aplikasi