SuaraSumut.id - Polres Padang Lawas, Sumatera Utara (Sumut), menggelar tes urine terhadap para pengemudi kendaraan bermotor. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi kecelakaan selama arus balik Lebaran 2025.
Pemeriksaan ini menjadi bagian dari Operasi Ketupat Toba 2025 yang berlangsung dari tanggal 26 Maret hingga 8 April 2025.
Tes urine tersebut dilakukan di depan Pos Pengamanan I Barumun Tengah, Kabupaten Padang Lawas. Tes urine menyasar pengemudi mobil dan sepeda motor yang melintas.
Kepala Pos Pengamanan Polres Padang Lawas, AKP Elimawan Sitorus menyebutkan bahwa kegiatan ini bekerja sama dengan petugas Laboratorium Puskesmas Barumun Tengah.
"Tujuan tes urine ini untuk mencegah penggunaan narkoba di kalangan pengemudi serta mengingatkan pentingnya kondisi fisik yang prima selama berkendara," ujar Elimawan, dikutip dari Antara, Sabtu (5/4/2025).
Langkah ini juga diharapkan mampu menekan angka kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polres Padang Lawas, terutama di tengah padatnya arus kendaraan selama masa libur Lebaran.
Dari hasil pemeriksaan, seluruh pengendara dinyatakan sehat dan tidak ditemukan indikasi penyalahgunaan narkotika.
AKP Elimawan menegaskan, pelaksanaan tes urine ini dilandasi sejumlah regulasi, termasuk Undang-Undang RI Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia, dan Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.
Selain itu, kegiatan ini merujuk pada Surat Telegram Kapolda Sumatera Utara Nomor STR/131/III/OPS.1.1/2025/Ditresnarkoba tertanggal 20 Maret 2024, yang mengatur pelaksanaan tes urine rutin terhadap awak angkutan darat, laut, dan udara selama Operasi Ketupat Toba 2025.
Dengan langkah ini, Polres Padang Lawas menegaskan komitmennya untuk menjaga keselamatan masyarakat dan memastikan bahwa seluruh pengemudi dalam kondisi bebas dari narkoba selama arus balik Lebaran 2025.
Polda Sumut Kerahkan Ribuan Personel
Polda Sumut menyiagakan ribuan personel untuk mengantisipasi bencana saat arus balik Lebaran 2025 di sejumlah wilayah rawan.
Langkah ini sebagai bentuk kesiapsiagaan menghadapi kemungkinan gangguan alam dan kemacetan saat masyarakat kembali ke daerah masing-masing.
Kapolda Sumut, Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto, menginstruksikan jajaran kepala polres di wilayah seperti perbatasan Aceh-Langkat, Labuhanbatu, Tapanuli Selatan, hingga Mandailing Natal untuk menyiapkan kekuatan penuh dan rencana kontinjensi menghadapi bencana alam saat arus balik.
“Kami hadir ketika masyarakat menghadapi kesulitan, baik karena banjir saat arus balik maupun kemacetan di jalur utama,” ujar Whisnu.
Tag
Berita Terkait
-
Arus Balik Nataru, 54 Ribu Penumpang Kereta Api Tiba di Jakarta
-
Puncak Arus Balik Mudik Nataru 2025 di Pelabuhan Feri Bastiong
-
Arus Balik Nataru di Daop 1 Jakarta Masih Padat, Puluhan Ribu Penumpang Tiba di Stasiun Vital
-
Wakapolri Tinjau Arus Balik Libur Nataru, Skema One Way hingga Contraflow Disiapkan
-
Gelar Tes Urine di Rutan, KPK Pastikan 73 Tahanan Bersih dari Narkoba
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas di Bawah 60 Juta, Pilihan Terbaik per Januari 2026
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
Pilihan
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
-
Sita Si Buruh Belia: Upah Minim dan Harapan yang Dijahit Perlahan
Terkini
-
Hyundai Creta Alpha Resmi Meluncur, Segini Harganya
-
Viral Pria Bersenjata Tajam di Labuhanbatu Selatan Sandera Wanita Renta, Pelaku Ditangkap
-
Daftar Desa dan Dusun di Aceh yang Hilang Akibat Bencana
-
59.365 Meter Jaringan Irigasi di Kabupaten Aceh Timur Rusak Akibat Bencana
-
Kurikulum Darurat KBM Diterapkan di Aceh Timur Pascabencana