SuaraSumut.id - Pencarian tiga penumpang mobil yang hilang usai terjun ke Sungai Lae Kombih, Kabupaten Pakpak Bharat, Sumatera Utara (Sumut), memasuki hari ketiga.
Pada pencarian ini, tim SAR gabungan menemukan serpihan mobil dan barang-barang diduga milik para korban.
"Tim SAR gabungan menemukan serpihan mobil serta barang-barang pribadi, seperti tas, rokok, dan sendal yang diduga kuat milik korban," kata Kepala Kantor Basarnas Medan Hery Marantika, Minggu (27/4/2025).
"Temuan ini menjadi pentunjuk baru dan sangat penting dilokasi pencarian untuk melanjutkan operasi dengan lebih terfokus," sambung Hery.
Baca Juga:
Avanza Masuk Jurang di Pakpak Bharat Sumut, 3 Orang Hilang
Hery mengatakan bahwa serpihan kendaraan dan beberapa barang pribadi itu ditemukan di Pantai Sikelang Subulussalam, berjarak sekitar 8 km dari lokasi kejadian.
Tim SAR gabungan masih terus berupaya untuk mencari para korban. Pencarian dilakukan dengan berbagai metode, mulai dari penyisiran di sepanjang aliran sungai dengan menggunakan perahu rafting milik Satgas SAR Subulussalam, penyisiran dengan menggunakan drone dan penyisiran dengan cara scouting darat di sepanjang bibir tebing.
Namun demikian, hingga sore hari para korban belum juga ditemukan. Pencarian, akan dilanjutkan pada esok hari (hari ini).
"Kami terus memperluas area pencarian dengan membagi semua personel yang terlibat di beberapa titik strategis serta mengoptimalkan penggunaan peralatan SAR," katanya.
Baca Juga:
Tragis! Mobil Sekeluarga Masuk Jurang Saat Liburan di Langkat, 3 Orang Meninggal
Diberitakan sebelumnya, satu unit mobil Toyota Avanza masuk jurang di Kabupaten Pakpak Bharat, Sumatera Utara (Sumut). Insiden kecelakaan tersebut terjadi pada Rabu 23 April 2025 sore.
Polisi yang mendapat informasi kejadian ini seketika turun ke lokasi untuk mengevakuasi korban. Namun, tiga orang penumpang mobil termasuk sopir belum ditemukan.
Kapolres Pakpak Bharat AKBP Pebriandi Haloho mengatakan pihaknya yang melakukan pencarian belum juga menemukan mobil korban.
Berita Terkait
-
Gegara Bobby Nasution Tak Dipanggil, Boyamin MAKI Temui Dewas KPK Bawa Bukti Rekaman Sidang
-
Longsor Akibat Kecelakaan Kerja di Sumedang: Empat Pekerja Tewas
-
Pemerintah Pusat Puji Gerak Cepat Gubernur Bobby Nasution Bangun Huntap Korban Bencana
-
Gubernur Bobby Nasution Perpanjang Status Tanggap Darurat Bencana hingga 31 Desember 2025
-
Mensos Salurkan Santunan Rp15 Juta bagi Ahli Waris Korban Bencana di Sibolga
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
Wakil Wali Kota Binjai Harap Dana Transfer Pusat Dikembalikan untuk Pemulihan Pascabanjir
-
Banjir Rendam Tiga Desa di Sosa Julu Padang Lawas
-
OJK Tegaskan Tidak Pernah Keluarkan Daftar Aplikasi Penghasil Uang
-
5 Kebiasaan yang Harus Hilang di Tahun 2026
-
Harga Emas Antam Hari Ini Melejit, Cek Rinciannya di Sini