SuaraSumut.id - Prajurit TNI Kodim 0113/Gayo Lues memusnahkan ladang ganja seluas tiga hektare di kawasan Pegunungan Desa Ekan, Kecamatan Pining, Kabupaten Gayo Lues, Aceh.
Ladang ganja tersebut ditemukan masyarakat yang sedang berburu di lokasi.
Demikian dikatakan Dandim 0113/Gayo Lues, Letkol Inf Agus Satrio Wibowo, melansir Antara, Senin 12 Mei 2025.
"Kita sudah melakukan pemusnahan ladang tanaman ganja seluas tiga hektare. Pemusnahan dilakukan dengan cara mencabut dan dibakar," katanya.
Baca Juga:
Nasib Penanam Ganja di Lereng Semeru, dipenjara 20 Tahun dan Denda Rp 1 Miliar
Geger Ladang Ganja di Bromo, Legislator PDIP Soroti Pengawasan Lemah: Ini Alarm Buat Pemerintah
Tanaman ganja yang dimusnahkan diperkirakan berusia sekitar lima bulan dengan ketinggian rata-rata 1,3 meter.
Adapun total ganja tersebut diprediksi seberat 8,5 ton dalam kondisi basah.
"Dengan berat basah itu, maka bisa menghasilkan ganja kering sekitar 5.100 kilogram," ujarnya.
Dirinya mengatakan bahwa sampai saat ini pemilik ladang ganja belum ditemukan.
Penemuan ladang ganja itu berawal dari laporan warga yang sering berburu di hutan kepada Babinsa TNI hasil galangan teritorial.
Setelah dikoordinasi dengan BNN Gayo Lues, kata Dandim, personel gabungan TNI Kodim 0113/Gayo Lues dan BNN kemudian ke lokasi untuk memusnahkan tanaman ganja.
"Kawasan pegunungan tersebut terjal, tim harus jalan kaki sekitar enam kilometer, dan terlihat tumbuhan ganja tampak subur karena areanya terbuka," jelasnya.
Dandim menekankan bahwa penanaman ganja di wilayah Gayo Lues bukan yang pertama kali ditemukan.
Berita Terkait
-
Viral Video Mualem Duduk di Pelaminan Bersama Pengusaha Malaysia, Gubernur Aceh Menikah Lagi?
-
Menteri Nusron Kucurkan Rp3,1 M, Terbitkan SK 'Tanah Musnah' untuk Korban Bencana Aceh
-
Jalur Terputus, BPH Migas dan Pertamina Punya Trik Khusus Pasok BBM di Aceh
-
TKD Aceh-Sumatra Tak Dipotong, Komisi II DPR: Awasi Ketat Jangan Sampai Ada Penyelewengan
-
PLN Terus Percepat Pemulihan Kelistrikan Aceh, 6.432 Desa Telah Kembali Menyala
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- 5 Mobil Diesel Bekas 7-Seater yang Nyaman dan Aman buat Jangka Panjang
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Senyaman Nmax Senilai BeAT dan Mio? Segini Harga Suzuki Burgman 125 Bekas
- 5 Sepatu Saucony Paling Nyaman untuk Long Run, Kualitas Jempolan
Pilihan
-
Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
CORE Indonesia Soroti Harga Beras Mahal di Tengah Produksi Padi Meningkat
-
Karpet Merah Thomas Djiwandono: Antara Keponakan Prabowo dan Independensi BI
-
Dekati Rp17.000, Rupiah Tembus Rekor Terburuk 2026 dalam Satu Bulan Pertama
-
IHSG Tembus Rekor Baru 9.110, Bos BEI Sanjung Menkeu Purbaya
Terkini
-
Indosat Hadirkan AIvolusi5G yang Kini Mencakup Lebih dari 340 Site Kota Medan
-
Telkomsel Lanjutkan Kebijakan Penyesuaian Biaya Berlangganan di Wilayah Terdampak Bencana Sumatera
-
Ansor Medan Apresiasi Gebrakan Menkomdigi Meutya Hafid Tekan Transaksi Judol hingga 57 Persen
-
Laga Harga Diri di Tanah Rencong, PSMS Medan Siap Tempur Curi Poin dari Persiraja Malam Ini
-
PSMS Medan Bawa 23 Pemain ke Aceh untuk Curi Poin dari Persiraja