SuaraSumut.id - Banyak orang masih menganggap tambal gigi hanya dilakukan ketika gigi sudah terasa sakit atau lubangnya cukup besar.
Padahal, tambal gigi adalah langkah preventif untuk menghentikan perkembangan karies sebelum kerusakan meluas dan berujung pada perawatan yang lebih mahal.
Layanan ini bisa diakses gratis oleh peserta BPJS Kesehatan di puskesmas dan fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) lainnya, asalkan mengikuti prosedur yang berlaku.
Program ini mengacu pada Peraturan BPJS Kesehatan Nomor 1 Tahun 2014 yang secara jelas memasukkan tambal gigi ke dalam layanan yang ditanggung Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Mengapa Tambal Gigi Penting Sebagai Pencegahan?
Gigi berlubang bukan hanya masalah estetika, tetapi juga pintu masuk berbagai infeksi yang bisa memengaruhi kesehatan tubuh secara keseluruhan. Dengan tambal gigi, lubang kecil segera ditutup sehingga bakteri tidak bisa berkembang.
Jika dibiarkan, kerusakan gigi bisa memengaruhi saraf, memerlukan perawatan saluran akar, bahkan pencabutan yang tentu lebih mahal dan memakan waktu.
Jenis Tambalan yang Ditanggung BPJS
BPJS Kesehatan menanggung dua jenis bahan tambalan yang umum digunakan di puskesmas:
Glass Ionomer Cement (GIC)
- Berwarna putih, cocok untuk gigi depan.
- Melepaskan fluoride untuk membantu mencegah karies lanjutan.
- Daya tahan sedang, rata-rata di bawah 5 tahun.
Komposit
- Lebih estetis dan memiliki daya tahan lebih baik.
- Cocok untuk gigi depan maupun belakang.
Kedua jenis tambalan ini sudah cukup untuk mengatasi mayoritas kasus gigi berlubang ringan hingga sedang di fasilitas kesehatan tingkat pertama.
Syarat Menggunakan BPJS untuk Tambal Gigi
- Agar bisa memanfaatkan layanan ini tanpa biaya, peserta BPJS perlu memastikan:
- Status kepesertaan aktif dan tidak ada tunggakan iuran.
- Membawa kartu BPJS Kesehatan dan KTP.
- Memiliki surat rujukan jika diperlukan untuk perawatan lanjutan.
Prosedur Tambal Gigi di Puskesmas dengan BPJS
- Datang ke FKTP terdaftar sesuai yang tercantum di kartu JKN.
- Lakukan pendaftaran dan verifikasi dengan menunjukkan kartu BPJS dan KTP.
- Pemeriksaan gigi oleh dokter untuk menentukan jenis perawatan.
- Penambalan gigi menggunakan GIC atau komposit sesuai indikasi medis.
- Tanda tangan bukti pelayanan untuk administrasi BPJS.
- Pemberian obat jika dibutuhkan.
- Rujukan ke FKTL jika kasus memerlukan tindakan lanjutan.
- Tanpa biaya tambahan selama mengikuti prosedur dan dilakukan di faskes rekanan.
Memanfaatkan BPJS untuk tambal gigi bukan hanya soal menghemat uang, tetapi juga investasi jangka panjang bagi kesehatan.
Berita Terkait
-
Update Iuran BPJS Kesehatan Tiap Kelas Tahun 2026, Menkeu Buka Suara
-
Lupa Bayar Iuran? Ini Cara Mengecek Tagihan BPJS Kesehatan di Mobile JKN
-
Perawatan Gigi Apa Saja yang Ditanggung BPJS Tahun 2025? Cek Syarat dan Prosedur Klaim
-
Tren Kasus Cabut Gigi Bungsu Melonjak Drastis usai Pandemi, Asuransi sampai Bikin Aturan Khusus
-
GoTo Bikin Terobosan: Driver Juara Gojek Kini Dapat BPJS Gratis
Terpopuler
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 9 HP Redmi RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan, Lancar Jaya Dipakai Multitasking
- Semurah Xpander Sekencang Pajero, Huawei-Wuling Rilis SUV Hybrid 'Huajing S'
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
- 5 Lem Sepatu Kuat Mulai Rp 3 Ribuan: Terbaik untuk Sneakers dan Bahan Kulit
Pilihan
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
-
Kutukan Pelatih Italia di Chelsea: Enzo Maresca Jadi Korban Ketujuh
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
Terkini
-
Bantuan ke Sikundo Aceh Barat Dikirim Pakai Helikopter Gegara Jalan Masih Terputus
-
Aceh Alami 1.556 Gempa Bumi Sepanjang 2025
-
3 Motor Matic Keren untuk Anak Muda, Nyaman, dan Bertenaga
-
Harga Emas 2 Januari 2026 Kembali di Atas Rp 2,5 Juta per Gram
-
600 Hunian di Aceh Tamiang Rampung, Diserahkan ke Pemerintah Daerah 8 Januari 2026