SuaraSumut.id - Gudang pabrik NPK PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) di kawasan Krueng Geukueh, Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara, mengalami kebakaran pada Jumat (29/8/2025).
Peristiwa ini sempat menimbulkan kepanikan di sekitar lokasi, namun api berhasil dipadamkan oleh tim pemadam internal perusahaan.
“Benar, telah terjadi kebakaran di area gudang pabrik NPK PT Pupuk Iskandar Muda,” kata AVP Humas PT PIM, Dedi Ikhsan.
Dedi menuturkan, pihaknya segera melakukan koordinasi dengan unit kerja terkait untuk mengatasi musibah tersebut.
Respons cepat tim pemadam internal berhasil mengendalikan api sehingga kebakaran tidak meluas ke area pabrik lainnya.
“Tim pemadam kebakaran internal telah bergerak cepat melakukan penanganan agar situasi tetap terkendali,” ujarnya.
Meski kebakaran sudah terkendali, penyebab pasti insiden ini belum dapat dipastikan. Saat ini, pihak PT PIM masih melakukan investigasi dan evaluasi internal untuk mengungkap pemicu kebakaran.
“Informasi lebih lanjut akan kami sampaikan setelah proses investigasi dan evaluasi internal selesai dilakukan,” jelas Dedi.
Perusahaan yang berlokasi di Aceh Utara ini dikenal sebagai salah satu produsen pupuk terbesar di Indonesia. PT Pupuk Iskandar Muda merupakan anak usaha PT Pupuk Indonesia (Persero) yang memiliki peran strategis dalam mendukung ketahanan pangan nasional.
Hingga berita ini ditulis, belum ada laporan korban jiwa ataupun kerugian material akibat kebakaran gudang tersebut. Aparat kepolisian setempat juga dikabarkan tengah melakukan pemantauan dan siap membantu investigasi apabila dibutuhkan.
Insiden kebakaran di gudang PT Pupuk Iskandar Muda ini menjadi perhatian masyarakat, mengingat lokasi pabrik berada di kawasan industri strategis Krueng Geukueh yang menampung berbagai fasilitas produksi pupuk dan bahan kimia.
Kejadian ini diharapkan dapat menjadi evaluasi terhadap sistem keamanan dan keselamatan kerja di area industri tersebut. (Antara)
Berita Terkait
-
Jawaban Dasco Setelah Dengarkan Curhat Pilu Bupati Aceh Utara Ayahwa
-
Pilunya Bupati Aceh Utara: Warga Kami Hanyut tapi Tidak Viral
-
Prihatin Kericuhan di Aceh Warga Vs Aparat, Wakil Ketua Komisi I DPR Minta Semua Pihak Menahan Diri
-
Pemerintah Bangun Pabrik Pupuk NPK Nitrat Pertama, Bisa Bikin Petani Bisa Hemat?
-
Beras Seharga Nyawa, Warga Pedalaman Aceh Jalan Kaki Sehari Semalam untuk Makan
Terpopuler
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 5 Serum Wardah untuk Mengurangi Flek Hitam dan Garis Halus pada Kulit Usia 40 Tahun
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Plt Gubri SF Hariyanto Diminta Segera Tetapkan Kepala Dinas Definitif
Pilihan
-
7 Rekomendasi HP Baterai Jumbo Paling Murah di Bawah Rp3 Juta, Aman untuk Gaming
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Jadi Bos BI, Purbaya: Bagus, Saya Mendukung!
-
Rupiah Tembus Rp16.955, Menkeu Purbaya: Bukan Karena Isu Wamenkeu ke BI
-
Rupiah Makin Jatuh Nilainya, Hampir ke Level Rp 17.000/USD
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Untuk Jadi Bos BI
Terkini
-
Telkomsel Lanjutkan Kebijakan Penyesuaian Biaya Berlangganan di Wilayah Terdampak Bencana Sumatera
-
Ansor Medan Apresiasi Gebrakan Menkomdigi Meutya Hafid Tekan Transaksi Judol hingga 57 Persen
-
Laga Harga Diri di Tanah Rencong, PSMS Medan Siap Tempur Curi Poin dari Persiraja Malam Ini
-
PSMS Medan Bawa 23 Pemain ke Aceh untuk Curi Poin dari Persiraja
-
Warga Bandar Tarutung Tapsel Berjuang Atasi Jalan Berlumpur Pascabanjir, Aktivitas Ekonomi Tersendat