- Peserta mendapatkan materi terkait metode budidaya durian
- Pelatihan ini bisa mengangkat ekonomi masyarakat
- Total sebanyak 150 batang bibit durian diserahkan
SuaraSumut.id - PT DPM menggelar pelatihan budidaya durian dan menyerahkan bantuan bibit durian varietas unggul jenis montong bagi petani di Kecamatan Silima Pungga-Pungga, Sumatera Utara (Sumut).
Pelatihan bekerja sama dengan Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Dairi, diikuti 30 orang petani berasal dari 10 orang petani dari Desa Longkotan, 10 orang dari desa Polling Anak-Anak, dan 10 orang dari Desa Parongil.
Selama pelatihan, peserta mendapatkan materi terkait metode budidaya durian, teknik perawatan dan penanganan hama dan penyakit dari Tim PPL Kecamatan Silima Pungga Pungga.
Chief Legal and External Officer PT Dairi Prima Mineral Radianto Arifin berharap pelatihan ini
memberikan tambahan wawasan bagi petani durian untuk pengembangan usaha mereka.
"Ini adalah bentuk komitmen perusahaan yang berkelanjutan dalam menciptakan kemandirian ekonomi melalui pengembangan sektor pertanian yang saat ini menjadi salah satu sektor unggulan Kabupaten Dairi," katanya.
Program pengembangan masyarakat ini juga memberikan bukti bahwa sektor pertambangan dapat berjalan secara serasi dan sinergi dengan pertanian. Melalui penerapan praktik pertambangan berkelanjutan, perusahaan percaya dapat memberikan manfaat lebih banyak kepada masyarakat Dairi di masa-masa yang akan datang, lanjutnya.
Camat Silima Pungga Pungga Edwin Nababan menyebut pelatihan ini bisa mengangkat ekonomi masyarakat dan menepis anggapan negatif bahwa perusahaan hanya merusak lingkungan.
Selain memberikan tambahan pengetahuan, perusahaan juga memberikan bantuan 5 batang bibit durian unggul untuk setiap peserta pelatihan. Total sebanyak 150 batang bibit durian diserahkan kepada peserta pelatihan untuk ditanam di lahan mereka masing-masing.
Sebelumnya, perusahaan telah menggelar pelatihan kopi robusta bagi 120 petani kopi dari enam desa. Perusahaan juga membagikan bantuan 1.200 bibit kopi robusta untuk peserta pelatihan.
Berita Terkait
-
Pratikno Cerita Masa Kecil: Pernah Coba Merokok karena Tumbuh di Lingkungan Petani Tembakau
-
Gempur Pasar Modal, Transaksi Aplikasi Investasi Ini Tembus Rp107 T Bulan Lalu
-
Waspada! Bibit Siklon 90S Berpotensi Jadi Badai Tropis dalam 24 Jam, BMKG Ingatkan Cuaca Ekstrem
-
Tar dan Nikotin Dibatasi, Industri Kretek Nasional Terancam Lumpuh
-
Waspada! 3 Bibit Siklon Tropis Muncul Kepung Indonesia, BMKG Ingatkan Potensi Cuaca Ekstrem
Terpopuler
- 6 HP Terbaik di Bawah Rp1,5 Juta, Performa Awet untuk Jangka Panjang
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Promo THR Alfamart Maret 2026: Sirup Marjan dan Biskuit Lebaran Diskon Gila-gilaan, Mulai 6 Ribuan
- 5 Mobil Bekas untuk Jangka Panjang: Awet, Irit, Pajak Ringan, dan Ramah Kantong
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
Pilihan
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
-
Patuhi Perintah Trump, Australia Kasih Suaka ke 5 Pemain Timnas Putri Iran
-
Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
Terkini
-
Review Rapika: Pelicin Pakaian Untuk Memudahkan Aktivitas Menyetrika
-
IOH Pulihkan 800 BTS Terdampak Bencana Aceh, Pastikan Masyarakat Tetap Terhubung hingga Lebaran
-
Curhat ke Prabowo, Bocah Nias yang Sempat Viral Minta Jembatan Tagih MBG dan Bermimpi Jadi Dokter
-
Prabowo: Pemerintah Tidak Akan Biarkan Rakyat di Desa Terpencil Kesulitan
-
7 Daerah di Indonesia dengan Korban PHK Terbanyak Januari 2026, Sumatera Utara Termasuk?