-
Informasi pendaftaran CPNS 2025 dibuka ternyata hoaks dan menipu.
-
Tautan palsu CPNS 2025 arahkan ke modus phishing berbahaya.
-
BKN dan Kemenpan-RB belum umumkan jadwal resmi CPNS 2025.
SuaraSumut.id - Beredar unggahan di Facebook yang mengklaim bahwa pendaftaran CPNS 2025 dibuka. Kabar ini bikin membuat heboh media sosial setelah akun bernama @pendaftaran cpns pada Senin (29/9/2025) mengunggah gambar berisi pengumuman tentang pembukaan formasi CPNS 2025.
Berikut narasi unggahan tersebut:
“PENDAFTARAN CPNS DAN FORMASI DIBUKA. PENEMPATAN DI SELURUH INDONESIA. LOWONGAN INI TERBUKA UNTUK UMUM. LOKASI PENEMPATAN BISAH PILIH.”
Lantas, benarkah informasi tersebut?
Berdasarkan pemeriksaan tim Cek Fakta TurnBackHoax, tautan yang beredar itu tidak mengarah ke situs resmi https://sscasn.bkn.go.id/, satu-satunya portal pendaftaran CPNS resmi milik Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Sebaliknya, tautan tersebut justru mengarahkan pengguna ke nomor WhatsApp, yang meminta calon pelamar mengisi data pribadi seperti nama lengkap sesuai KTP dan nomor Telegram aktif.
Setelah itu, pengguna diminta memasukkan kode verifikasi agar bisa masuk ke akun Telegram tertentu.
Mekanisme seperti ini dikenal sebagai modus phishing, yakni upaya mencuri data pribadi dengan menyamar sebagai lembaga resmi. Tim Mafindo pun menegaskan bahwa unggahan tersebut merupakan konten tiruan (impostor content).
Melansir dari pemberitaan terpercaya, hingga kini BKN dan Kementerian PAN-RB belum mengumumkan jadwal resmi penerimaan CPNS 2025.
Masyarakat diimbau untuk tidak mempercayai informasi pendaftaran yang tidak bersumber dari kanal resmi pemerintah, seperti situs sscasn.bkn.go.id atau akun media sosial terverifikasi milik BKN dan Kemenpan-RB.
Pihak Rutan Padang juga meluruskan kabar tersebut agar masyarakat tidak tertipu oleh oknum yang mengatasnamakan instansi pemerintah dalam proses rekrutmen.
Kesimpulan
Informasi yang beredar di media sosial tentang pendaftaran CPNS 2025 dibuka adalah berita hoaks. Tautan yang disebarkan bukan berasal dari situs resmi pemerintah dan berpotensi digunakan untuk phishing atau pencurian data pribadi.
Masyarakat diminta selalu memverifikasi informasi melalui sumber resmi sebelum melakukan pendaftaran.
Berita Terkait
-
Seskab Klaim 18 Stadion Dibangun dan Direnovasi di Pemerintahan Prabowo, Benarkah? Cek Faktanya
-
Pidato Trump di Sidang Umum PBB Menyesatkan: Klaim Akhiri 8 Perang dan Musnahkan 97 Persen Narkoba
-
Foto Selfie Putin dan Pemimpin Dunia Tanpa Prabowo Ternyata AI, Sosok Orang Mati Jadi Petunjuk
-
Viral Beton Bawah Tol Jadi Tempat Tinggal, Benarkah Ada di Indonesia? Cek Faktanya Di Sini
-
Viral Batu Suci Umat Hindu 31 Ton Ditemukan Pasca Banjir Nepal, Faktanya Seperti Ini
Terpopuler
- Jokowi Tak Lagi Optimis Prabowo-Gibran 2 Periode, Gerindra Respons Santai: Pilpres Masih Jauh
- KPU Bisa Tindaklanjuti Putusan MK dengan Menyatakan Syarat Pendidikan Gibran di Pilpres 2024 Tak Sah
- Selundupkan 1.689 Burung Liar ke Jakarta, Bus Sinar Jaya Dicegat di Pelabuhan Bakauheni
- Profil Suhartoyo, Ketua MK yang Menolak Gugatan Soal Ijazah Gibran
- Jokowi Tampak Tak Lagi Optimistis Gibran Jadi Pasangan Prabowo di Pilpres 2029
Pilihan
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
Terkini
-
Gara-gara Lirik Lagu, Pria di Simalungun Tembak Tetangga
-
Brand Finance 2026: Nilai Merek BRI Capai USD6,9 Miliar, Tertinggi di Indonesia
-
7 Cara Menata Kamar Tidur Sempit dengan Kasur Besar agar Terasa Lebih Luas dan Nyaman
-
6 Kombinasi Warna Rumah yang Estetik: dari Biru Sage hingga Hitam Putih
-
Kecelakaan Maut di Aceh Selatan, Dua Remaja Tewas