- Banyak anak muda kesulitan mengelola keuangan karena gaya hidup digital dan beban ekonomi tinggi.
- Delapan kesalahan umum dalam keuangan pribadi dapat menghambat kebebasan finansial.
- Disiplin dan kesadaran finansial lebih penting daripada besar kecilnya penghasilan.
- Pangkas pengeluaran yang tidak memberikan nilai jangka panjang. Misalnya langganan yang jarang dipakai, makan di luar terus-menerus.
- Gunakan uang “lebih” untuk tabungan atau investasi, bukan sekadar konsumsi.
3. Tidak Menyiapkan Dana Darurat
Tidak memiliki dana khusus untuk kondisi tak terduga seperti kehilangan pekerjaan, kesehatan buruk, atau kerusakan besar di rumah/mobil.
Dampaknya saat krisis datang, bisa terpaksa memakai utang berbunga tinggi atau mengorbankan investasi/jangka panjang.
Cara memperbaikinya:
- Targetkan memiliki dana darurat senilai 3 sampai 6 bulan biaya hidup pokok.
- Mulailah dari jumlah kecil tiap bulan secara otomatis ke rekening terpisah yang mudah diakses.
- Jangan gunakan dana darurat untuk hal konsumtif hanya untuk keadaan “darurat”.
4. Mengabaikan Utang Kartu Kredit atau Bunga Tinggi
Hanya membayar minimum utang kartu kredit, atau mengabaikan bunga tinggi serta rasio penggunaan kredit (credit utilization).
Dampaknya utang terus melonjak, skor kredit turun, dan biaya bunga makin besar.
Cara memperbaikinya:
- Segera lunasi utang kartu kredit apabila bisa, atau alihkan ke kartu/produk dengan bunga lebih rendah.
- Usahakan pemakaian kartu kredit di bawah 30% dari limit.
Tag
Berita Terkait
-
OJK: Gen Z dan Milenial Problematik Kelola Uang, Paling Banyak Akses Pinjol
-
Suahasil Peringatkan Harga Pangan Bakal Naik buntut Ancaman El Nino
-
Suahasil Sebut Manufaktur Indonesia Mulai Ekspansif di September 2026
-
Suahasil Klaim Tax Ratio RI Sebenarnya 12 Persen, Bukan 10 Persen
-
Selisih Yield SBN vs US Treasury Makin Tipis, Suahasil Klaim Bukti Investor Mulai Percaya RI
Terpopuler
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Selundupkan 1.689 Burung Liar ke Jakarta, Bus Sinar Jaya Dicegat di Pelabuhan Bakauheni
- KPU Bisa Tindaklanjuti Putusan MK dengan Menyatakan Syarat Pendidikan Gibran di Pilpres 2024 Tak Sah
- Rekonsiliasi Politik, Anies Baswedan Jadi Menteri Prabowo?
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
Pilihan
-
Inilah 5 Menteri yang Kinerjanya Paling Buruk Menurut Survei CELIOS
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
Terkini
-
BRI Manfaatkan Momentum MotoGP Mandalika 2026 untuk Dongkrak Ekonomi Lokal
-
Hujan Deras Picu Banjir di Binjai dan Langkat, Ribuan Warga Terdampak
-
Bareskrim Polri-Polrestabes Medan Gerebek THM, Vape Narkoba Disita
-
PLTU Sumut-1 Bisa Bebani Negara Rp4,8 Triliun, Energi Bersih Terbarukan Jadi Solusi?
-
Ruben Onsu Laporkan Dugaan Pencemaran Nama Baik dan Fitnah ke Polda Metro Jaya