- Motor listrik tetap perlu perawatan rutin agar baterai dan sistem kelistrikan tidak cepat rusak.
- Pemeriksaan berkala pada baterai, rem, dan kabel penting untuk menjaga performa dan keamanan.
- Menjaga kebersihan, penyimpanan, dan pola penggunaan yang tepat dapat memperpanjang umur motor listrik.
SuaraSumut.id - Motor listrik memang menawarkan banyak keunggulan, yaitu bebas emisi, suara lebih halus, biaya operasi bisa jadi lebih rendah. Tapi bukan berarti bebas perawatan. Apabila diabaikan, komponen vital seperti baterai dan sistem kelistrikannya dapat cepat rusak, dan akhirnya justru jadi mahal atau tidak optimal.
Oleh karena itu, dengan melakukan perawatan rutin yang tepat, kamu bisa memperpanjang umur pakai motor listrik dan menjaga performanya tetap maksimal.
Ini tentu sesuai untuk gaya hidup generasi muda yang aktif dan peduli lingkungan. Berikut tips merawat motor listrik agar umur pakai lebih panjang:
1. Merawat Baterai
Baterai adalah komponen paling penting pada motor listrik. Jika baterai menurun, performa pun akan turun.
Jangan biarkan baterai sampai kosong terlalu sering. Mengosongkan hingga habis bisa memperpendek umur penggunaan baterai.
Hindari pengisian hingga 100% terus-menerus bila tidak mendesak. Level sekitar 80-90% dianggap lebih aman untuk baterai jangka panjang.
Gunakan charger asli atau yang disarankan pabrikan, dengan arus dan voltase sesuai. Charger "asal-asalan" bisa merusak baterai.
Hindari mengisi daya ketika baterai atau motor masih sangat panas. Suhu tinggi mempercepat degradasi sel baterai.
Jika motor tidak digunakan dalam waktu lama, simpan di tempat yang sejuk, kering, dan dalam kondisi baterai tak kosong total.
2. Cek Sistem Kelistrikan & Komponen Mekanik
Meskipun motor listrik lebih sederhana dari motor bensin (tidak ada busi, filter udara, oli mesin), ada beberapa bagian yang tetap perlu diperhatikan:
Kabel, konektor, controller: Periksa secara rutin apakah ada sambungan yang longgar, kabel terkelupas, atau korosi. Kegagalan kecil bisa memicu kerusakan besar.
Sistem rem: Karena tetap ada rem fisik, kampas rem dan cakram perlu dicek. Sistem pengereman yang baik penting untuk keselamatan.
Ban dan tekanan angin: Ban yang tekanan anginnya tidak sesuai akan mengurangi efisiensi dan kenyamanan. Periksa rutin.
Berita Terkait
-
AISMOLI Ingatkan Industri Motor Listrik Fokus pada Kualitas Produk Selain Insentif Pemerintah
-
5 Tips Membeli Motor Listrik agar Tidak Salah Pilih di Pembelian Pertama
-
Data Terbaru Ungkap Sebaran Stasiun Baterai Motor Listrik Masih Menumpuk di Pulau Jawa
-
Perlu Ada Insentif untuk Dorong Pembangunan Pengisi Ulang Baterai Motor Listrik di Luar Jawa
-
Jaringan Layanan Motor Listrik OMOWAY Kini Jangkau Berbagai Kota Besar di Indonesia
Terpopuler
- Gus Kikin Pimpin PBNU, Antara Satire 'Salah Dalil' hingga Guyon 'PWNU Jatim Cabang Jakarta'
- Persib Bandung vs Seoul FC dan Melbourne Victory, Mariano Peralta Kirim Psywar
- 8 Sepatu Jalan untuk Komuter KRL dan MRT yang Empuk dan Awet
- 9 Pilihan HP Infinix RAM 8GB Kelas Entry Level Harga Rp1-3 Jutaan
- Kulkas Merek Apa yang Tidak Ada Bunga Es? Ini Pilihan dan Tips agar Tak Salah Beli
Pilihan
-
Sudah dari 2023, 'Nyelang' Jadi Napas Warga Pesisir Cilincing Demi Dapatkan Air Bersih
-
Dikepung Asap Karhutla, Pesawat Menhut Raja Juli Antoni Gagal Mendarat di Pontianak
-
Santap Siang Bareng di Rusia, Prabowo Minta Maaf ke Putin Karena Hal Ini
-
Dua Bus Transjakarta Tubrukan di Pancoran, Benarkah Sopir Mengantuk karena Cuti Duka Ditolak?
-
Bikin Cemas! Pesawat Garuda Indonesia Pecah Ban Angkut 156 Penumpang
Terkini
-
Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional
-
Kebakaran Pabrik Simalungun, 3 Korban Tewas Diduga Lompat dari Lantai 6
-
Kebakaran Pabrik Sabun KEK Sei Mangkei Bermula dari Lantai 3
-
3 Orang Tewas Akibat Kebakaran Pabrik Sabun di KEK Sei Mangkei
-
Apa yang Membuat PC AI Relevan di Tengah Pasar yang Penuh Janji Teknologi?