- Telkomsel dan Kementerian Kominfo berkolaborasi menyalurkan bantuan kemanusiaan pascabencana di wilayah Aceh.
- Bantuan meliputi tenda, MCK portabel, gawai, perlengkapan ibadah, dan sewa alat berat diserahkan di Aceh Tamiang.
- Sinergi ini bertujuan mendukung pemulihan masyarakat Aceh dan menjamin kelancaran komunikasi pasca bencana.
SuaraSumut.id - Telkomsel bersama Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia terus memperkuat kolaborasi dan semangat gotong royong dalam mendukung pemulihan pascabencana di wilayah Aceh. Melalui sinergi ini, berbagai bantuan kemanusiaan kembali disalurkan untuk membantu masyarakat terdampak melewati masa pemulihan agar dapat segera bangkit dan beraktivitas.
Direktur Utama Telkomsel, Nugroho, menyampaikan bahwa kolaborasi ini merupakan bentuk komitmen bersama untuk hadir mendampingi masyarakat di masa sulit.
"Pemulihan pascabencana membutuhkan kerja bersama dan kepedulian lintas pihak. Melalui kolaborasi dengan Kementerian Komdigi, Telkomsel berupaya memastikan masyarakat Aceh mendapatkan dukungan yang menyeluruh, baik dari sisi kemanusiaan maupun kebutuhan dasar, agar dapat kembali beraktivitas secara bertahap," ujar Nugroho, Minggu 28 Desember 2025.
Bantuan yang diserahkan dalam kolaborasi ini meliputi 30 unit tenda, 20 unit Portable MCK, ratusan unit handphone, ratusan Al-Qur’an, mukena, jilbab, serta dukungan penyewaan alat berat beserta operatornya untuk membantu percepatan pemulihan wilayah terdampak bencana. Penyerahan bantuan dilakukan di Kantor Samsat Kuala Simpang, Kabupaten Aceh Tamiang dengan melibatkan pemerintah daerah dan relawan setempat.
Nugroho menambahkan, bantuan tersebut merupakan bagian dari rangkaian dukungan berkelanjutan Telkomsel di wilayah terdampak bencana.
"Sebelumnya, Telkomsel juga telah menyalurkan bantuan air bersih, genset, serta berbagai bantuan logistik kebutuhan dasar untuk mendukung masyarakat dan menjaga keberlangsungan aktivitas di lapangan. Kami berharap seluruh bantuan ini dapat memberikan manfaat nyata dan membantu mempercepat proses pemulihan," ucapnya.
Sementara itu, Menteri Komunikasi dan Digital RI, Meutya Hafid, menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin.
"Kami mengapresiasi langkah Telkomsel yang selalu hadir mendampingi masyarakat di saat-saat sulit. Pemerintah melalui Kementerian Komdigi telah mengerahkan berbagai upaya untuk memastikan komunikasi tetap berjalan, distribusi bantuan lancar, dan pemulihan berlangsung cepat. Kolaborasi ini adalah bukti nyata bahwa negara hadir bersama BUMN untuk memberikan perlindungan dan dukungan bagi masyarakat terdampak," ungkap Meutya Hafid.
Selain bantuan fisik, Telkomsel juga memastikan ketersediaan jaringan komunikasi di wilayah terdampak agar proses koordinasi evakuasi dan distribusi bantuan berjalan lancar. Sebelumnya, Telkomsel telah menyalurkan bantuan air bersih, genset, serta logistik kebutuhan dasar untuk mendukung masyarakat dan menjaga keberlangsungan aktivitas di lapangan.
Berita Terkait
-
Bukan Lagi Rebut Infrastruktur, Ini Tantangan Kedaulatan Digital Indonesia
-
Banjir Bangkok Meluas, 50 Distrik Ditetapkan Sebagai Zona Bencana Nasional
-
Ngeri! Puncak Bonus Demografi 2030 Bisa Jadi Bencana Lingkungan Kalau Kita Terus Abai
-
184 Ribu Akun Anak Sudah Dinonaktifkan Meta, Meutya Minta Diperluas ke Usia 16 Tahun
-
Microsoft Kucurkan 1,7 Miliar Dolar AS ke Indonesia, Meutya Dorong RI Jadi Hub AI ASEAN
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- 15 Kode Redeem FF Terbaru 27 September 2026, Lengkap Trik Jitu Dapatkan Bundle Sasuke
- 9 Bedak Padat dan Tabur Terbaik di Indomaret di Bawah 50 Ribu
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
Terkini
-
Perkuat Pengelolaan Anggaran Jelang Akhir Tahun, Imigrasi Sumut Gelar Coaching Clinic
-
2 Pelaku Perampokan-Pembunuhan Wakil Rektor ITB Kabanjahe Ditangkap
-
Jaringan Rel Kereta Api Aktif di Sumut Mencapai 476,46 Km
-
Penyebab Rumah Banyak Cicak dan Cara Mengusirnya agar Tidak Balik Lagi
-
Jadwal SIM Keliling Medan hingga 4 Oktober 2026, Cek Lokasi dan Syarat Perpanjangan