Suhardiman
Jum'at, 02 Januari 2026 | 14:35 WIB
Ilustrasi sekolah rusak akibat banjir. [Gemini AI]
Baca 10 detik
  • Pemerintah Aceh menerjunkan 4.000 ASN sebagai relawan tahap kedua pascabencana untuk fokus membersihkan lingkungan sekolah.
  • Tugas pembersihan sekolah ini mendesak dilakukan agar aktivitas belajar mengajar dapat dimulai kembali pada 5 Januari.
  • Tahap sebelumnya, 3.000 ASN telah dikerahkan untuk bakti sosial pembersihan fasilitas umum terdampak banjir pada Desember 2025.

SuaraSumut.id - Pemerintah Aceh menurunkan ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai relawan dalam penugasan tahap kedua penanganan pascabencana di sejumlah wilayah terdampak.

Para ASN tersebut ditugaskan untuk membersihkan sekolah mulai dari SD, SMP, SMA/SMK.  Mengingat mulai 5 Januari aktivitas sekolah bakal diaktifkan kembali, terutama di Aceh Tamiang.

“Sebanyak 4.000 ASN Pemerintah Aceh mulai turun ke kabupaten terdampak. Di lapangan, mereka akan berkoordinasi dengan pos komando kabupaten/kota serta bergabung dengan petugas dan relawan lain, seperti BNPB, TNI/Polri dan masyarakat,” kata Juru Bicara Pemprov Aceh, Muhammad MTA, melansir Antara, Jumat, 2 Januari 2026.

Diketahui, pada 29-30 Desember 2025, pemerintah Aceh juga telah mengirimkan relawan ASN tahapan pertama sebanyak 3.000 orang untuk melakukan bakti sosial atau membantu membersihkan fasilitas umum yang terdampak banjir di Aceh.

Dirinya menegaskan, penugasan relawan ASN ini akan terus dilakukan secara bertahap dan simultan dalam waktu cepat dan beriringan.

"Berbagai langkah pemulihan terus dilakukan di bawah supervisi ekstra pemerintah pusat. Gubernur selalu berharap agar semua kita dapat terus bersatu demi Aceh lebih baik, bangkit dari bencana ini," katanya.

Load More