Suhardiman
Minggu, 01 Maret 2026 | 13:25 WIB
Sejumlah kendaraan melewati persimpangan exit Gerbang Tol (GT) Dupak yang mengarah ke Pasar Turi dan Tanjung Perak. ANTARA/HO-PT JTT
Baca 10 detik
  • Pemerintah memberlakukan diskon tarif tol 30 persen mulai H-9 Lebaran 2026 di semua ruas tol.
  • Kebijakan ini bertujuan mendistribusikan volume lalu lintas agar pemudik melakukan perjalanan lebih awal.
  • Diskon ini merupakan bagian dari stimulus ekonomi kuartal I 2026 senilai total Rp12,83 triliun.

SuaraSumut.id - Pemerintah Indonesia kembali menerapkan kebijakan diskon tarif tol yang akan diberlakukan secara signifikan. Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo mengonfirmasi bahwa diskon tarif tol sebesar 30 persen akan mulai diterapkan pada H-9 Lebaran 2026.

"H-8, H-9 seingat saya," kata Dody melansir Antara, Minggu, 1 Maret 2026.

Ia mengatakan pemberian diskon tarif tol berlaku di semua ruas jalan tol, sama seperti Lebaran 2025.

"Semua (ruas). Sama seperti tahun lalu, sama persis. Cuma kalau tahun lalu diskon tarif tolnya 20 persen, sekarang 30 persen," katanya.

Menurut Dody, pemberian diskon tarif tol tersebut bertujuan untuk mengurai kepadatan arus lalu lintas sebelum hari puncak mudik Lebaran.

"Dengan cara itu berharap pemudik bisa mudik lebih awal, begitu juga dengan balik bisa juga lebih awal," kata Dody.

Sebelumnya, pemerintah menyiapkan anggaran senilai Rp12,83 triliun untuk paket stimulus ekonomi kuartal I 2026 yang mencakup diskon tiket transportasi, potongan tarif jalan tol, serta bantuan sosial (bansos).

Stimulus akan diberikan selama periode Februari-Maret 2026.

Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan dari total anggaran tersebut, sebesar Rp200 miliar dialokasikan untuk diskon transportasi, sedangkan untuk bansos mencapai sekitar Rp12 triliun.

Load More