- Tim gabungan Polda Sumut menggerebek tambang emas ilegal di Madina, menangkap tujuh orang pekerja tambang.
- Dalam penggerebekan pada Selasa, 3 Maret 2026, polisi berhasil menyita dua belas unit alat berat ekskavator.
- Lokasi tambang sulit dijangkau, menyebabkan sebagian pelaku berhasil melarikan diri saat penyergapan terjadi.
SuaraSumut.id - Tim gabungan Brimob dan Ditreskrimsus Polda Sumut menggerebek tambang emas ilegal di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Sumatera Utara (Sumut). Polisi menangkap tujuh orang dan menyita 12 ekskavator.
“Alhamdulillah, 12 ekskavator berhasil kami amankan,” kata Dansat Brimob Polda Sumut, Kombes Rantau Isnur Eka, Selasa, 3 Maret 2026.
Ia mengatakan tujuh orang yang ditangkap diduga sebagai pekerja tambang ilegal. Namun, peran masing-masing didalami petugas.
“Ada beberapa tersangka dengan perang berbeda-beda. Akan didalami tim Krimsus,” ujarnya.
Ia mengatakan sempat terjadi kebocoran informasi saat penyergapan. Hal ini membuat sebagaian pelaku melarikan diri.
Lokasi tambang juga tergolong sulit untuk dijangkau. Sebab, perjalanan memakan waktu sekitar 12 jam jika ditempuh dengan jalan kaki. Sedangkan menggunakan sepeda motor yang telah dimodifikasi membutuhkan waktu lebih dari tiga jam.
“Kurang lebih 12 jam berjalan kaki. Kalau tim pendobrak yang menggunakan sepeda motor sekitar tiga setengah jam,” jelasnya.
Saat ini seluruh barang bukti telah diserahkan ke Ditkrimsus Polda Sumut guna proses penyidikan lebih lanjut dan pengembangan terhadap jaringan tambang ilegal tersebut.
Kontributor : M. Aribowo
Berita Terkait
-
Lantik 188 Pejabat, Wagub Sumut Tekankan Kolaborasi dan Sinergi dalam Bekerja
-
Pemulihan Pascabencana di Sumatera Terus Dikebut, Listrik dan 11.143 BTS Pulih 100 Persen
-
Profil Dadang Hartanto, Eks Kapolda Maluku dan Profesor Administrasi yang Kini Pimpin Polda Metro
-
Gubernur Bobby Apresiasi Kafilah Sumut Tembus Lima Besar MTQ Nasional
-
Bertahun-tahun Hanya Lampu Teplok, Kini Listrik 24 Jam PLN Menyala di Lembah Mandailing
Terpopuler
- Di Tangan Suahasil, MBG Jadi Prioritas Subsidi Energi Dipangkas
- Luky Alfirman Jadi Wamenkeu usai Dicopot Purbaya, Pengamat Soroti Arah Kebijakan Suahasil
- Sehari Dijabat Suyudi Ario Seto, Polri Langsung Rombak 19 Kapolda: Ini Daftar Lengkapnya!
- Tan Cheng Hoe Gerah Lihat Pemain Malaysia Larut dalam Kekecewaan: Stop Nangis
- 7 Sepatu Jalan Paling Awet yang Solnya Empuk untuk Perjalanan Jauh
Pilihan
-
Kalapas Cibinong Dipecat dari ASN, Buntut Klaster Mewah dalam Penjara
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
Terkini
-
Harga Cabai Kian Pedas Tembus Rp100 Ribu/Kg, Inflasi Sumut Terancam Kembali Naik
-
Polisi Ringkus Pencuri Komponen Tower di Medan
-
Warga Bakar Ekskavator di Lokasi Tambang Emas Ilegal di Madina, Polisi Selidiki
-
KontraS Catat 23 Kasus Kekerasan TNI di Sumut Sepanjang 2026, 27 Orang Jadi Korban
-
BRI Siapkan 41 Insan Jadi Penyuluh Antikorupsi Melalui PELOPOR 2026