- Kekhawatiran pasokan BBM di Indonesia terganggu akibat perang AS-Iran menyebabkan antrean panjang kendaraan di SPBU Medan pada 5-6 Maret 2025.
- Warga di Medan mengalami kesulitan mendapatkan bahan bakar karena antrean panjang, mendorong mereka untuk segera mengisi tangki motor mereka.
- Pemerintah dan Pertamina didesak memberikan informasi stok dan distribusi BBM secara transparan untuk meredam kepanikan publik dan mencegah penimbunan.
SuaraSumut.id - Sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) dipadati kendaraan yang mengantre untuk mendapatkan bahan bakar minyak (BBM).
Kondisi ini terjadi setelah adanya perang Amerika Serikat dan Israel dengan Iran, sehingga membuat pasokan minyak ke Indonesia diduga akan terganggu.
Pantauan SuaraSumut.id, pada Kamis, 5 Maret 2025, di sejumlah SPBU sepanjang jalan Lintas Medan-Aceh, antrean kendaraan di terpantau meluber hingga ke jalan raya dengan panjang hampir ratusan meter.
Bahkan, pada Jumat, 6 Maret 2025, antrean panjang kendaraan juga terpantau di sejumlah SPBU yang ada di Kota Medan. Antrean tersebut dipadati sejumlah kendaraan roda dua dan roda empat.
Salah seorang warga Adi mengaku kesulitan untuk mendapatkan BBM. Ia sempat menunda pengisian BBM dengan harapan pasokan dapat kembali normal. Namun demikian, kondisi di lapangan malah semakin ramai dengan antrean masyarakat yang ingin mendapatkan BBM.
“Hari ini mau tak mau harus antre karena minyak kereta (sepeda motor) sudah tinggal sedikit,” katanya.
Pemerintah Diminta Tidak Picu Kepanikan Publik
Padian Adi S. Siregar, Ketua Lembaga Advokasi dan Perlindungan Konsumen mengatakan, pemerintah dan PT Pertamina (Persero) diminta untuk menyampaikan informasi secara jelas, akurat, dan transparan terkait kondisi stok serta distribusi bahan bakar minyak (BBM) di tengah meningkatnya kekhawatiran masyarakat.
“Kondisi initially perlu segera direspons dengan komunikasi publik yang lebih jelas dan menenangkan agar tidak memicu kepanikan di tengah masyarakat. Penjelasan resmi mengenai kondisi stok, distribusi, serta jaminan ketersediaan BBM dinilai penting untuk meredam spekulasi yang berkembang,” kata Padian.
Selain itu, kata Padian, pemerintah juga diharapkan terus melakukan pengawasan terhadap distribusi BBM di berbagai daerah, termasuk di Kota Medan, guna memastikan pasokan tetap tersedia serta mencegah adanya praktik penimbunan yang dapat merugikan masyarakat sebagai konsumen.
“Stabilitas distribusi energi sangat penting bagi kelancaran aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat sehari-hari. Oleh karena itu, koordinasi antara pemerintah, Pertamina, dan seluruh pemangku kepentingan perlu terus diperkuat agar distribusi BBM tetap terjaga dan situasi di masyarakat tetap kondusif,” katanya.
Berita Terkait
-
Pertamina NRE Dorong Pengembangan Bioetanol Berbasis Multi-Feedstock dan Multi-Generation
-
Bahlil Ungkap Biang Kerok Antrean BBM Subsidi, Soroti Mobil Pajero
-
Di Kota Ini Harga Pertalite Eceran Tembus Rp35 Ribu per Botol, Warga Terpaksa Bayar Mahal
-
Bagaimana Malaysia Bisa Tambah Kuota BBM Subsidi Demi Ringankan Beban Hidup Rakyat?
-
Pertalite di SPBU Modular Makassar Kini Pakai Sistem Ganjil-Genap
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
Terkini
-
Siswa di Asahan Diduga Keracunan MBG dari SPPG Polres Asahan, Kapolda Didesak Turun Tangan
-
Kabur Usai Ditangkap, Polisi Tembak Pelaku Begal Sadis di Medan
-
Seprai Bersih Bukan Cuma Soal Wangi, Begini Cara Merawatnya agar Tetap Awet
-
Jadwal SIM Keliling Medan hingga 20 September 2026: Lokasi, Syarat dan Jam Pelayanan
-
Acer Swift Air 14 AI Punya 4 Pilihan Warna, Bobot Ringan-Daya Tahan Baterai hingga 19 Jam