- Kebakaran melanda sebuah rumah dan warung di Desa Tanjung Marulak, Padanglawas Utara, pada Rabu, 15 April 2026.
- Seorang anak berusia empat tahun tewas terjebak di dalam kamar mandi saat peristiwa kebakaran tersebut berlangsung.
- Insiden diduga akibat korsleting listrik di dapur dengan total kerugian material mencapai sekitar 150 juta rupiah.
SuaraSumut.id - Peristiwa kebakaran yang melanda satu unit rumah sekaligus warung milik warga di Desa Tanjung Marulak, Kecamatan Padang Bolak, Padanglawas Utara (Paluta), Sumatera Utara, berubah menjadi tragedi memilukan.
Seorang anak perempuan berusia empat tahun dilaporkan meninggal dunia setelah terjebak saat api melahap bangunan tersebut. Peristiwa terjadi pada Rabu, 15 April 2026 sekitar pukul 13.00 WIB.
Insiden ini mengejutkan warga saat melihat asap dari dalam rumah yang kemudian disusul api membesar. Warga berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya hingga akhirnya berhasil dikendalikan.
Kapolsek Padang Bolak, Abdul Hakim Harahap, mengatakan pihaknya langsung turun ke lokasi setelah menerima laporan masyarakat.
“Begitu menerima informasi, kami langsung perintahkan personel mendatangi TKP dan melakukan pengamanan,” katanya, melansir Antara, Kamis, 16 April 3026.
Saat petugas tiba, api sudah berhasil dipadamkan oleh warga. Namun, petugas nmelakukan olah tempat kejadian perkara, pemasangan garis polisi, serta pendataan saksi.
Berdasarkan hasil awal, kebakaran diduga berasal dari dapur rumah akibat korsleting listrik, meski penyebab pasti masih dalam penyelidikan.
Setelah api padam, korban berinisial IS (4) ditemukan di kamar mandi dalam kondisi meninggal dunia dengan luka bakar.
Akibat kejadian tersebut, rumah sekaligus warung milik Masni Harahap mengalami kerusakan berat dengan estimasi kerugian sekitar Rp150 juta.
Berita Terkait
-
DPR Apresiasi Langkah Kapolri Usut Dugaan Keterlibatan Korporasi dalam Karhutla
-
8 Korporasi di Kalbar Terseret Kasus Karhutla, Kapolri Ungkap Luas Lahan Terbakar
-
Malaysia Minta Negara ASEAN Perketat Pengawasan Titik Panas Kebakaran Hutan Indonesia
-
Menteri Malaysia: Kami Berhak Menuntut Indonesia karena Kebakaran Hutan
-
Kebakaran di Cengkareng Jakbar, 2 Mobil dan 23 Ekor Hewan Ternak Terdampak Amukan Api
Terpopuler
- Korupsi Rp18,7 Miliar, Wakil Bupati Indramayu Resmi Ditahan, Lucky Hakim Masih Bungkam
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Cetak 6 Gol dalam 6 Laga Bersama Persija, Shin Tae-yong Angkat Topi untuk Alexander Jeremejeff
- Sepatu Lari Buatan Lokal Unjuk Gigi di Berlin dan Chicago Marathon
- Bisakah Bedak Marcks dan Air Mawar Viva untuk Mengunci Makeup? Begini Caranya
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Sedekah Energi Tenaga Surya untuk Sumatera Utara, Kolaborasi Al Washliyah-Green Justice Indonesia
-
Imigrasi Sumut Dukung Pengungkapan Penyelundupan Ketamine Senilai Rp3,48 Triliun
-
5 Cara Ampuh Merawat Perabotan Kayu agar Bebas Debu, Tetap Mengilap dan Awet
-
Dari AI yang Menjawab ke AI yang Bertindak
-
BRI Siapkan Buyback Saham hingga Rp1 Triliun, Bidik Optimalisasi Nilai Pemegang Saham