Suhardiman
Kamis, 23 April 2026 | 12:15 WIB
Cara merawat sepatu branded saat musim hujan. [Gemini Ai]
Baca 10 detik
  • Musim hujan berisiko menyebabkan kerusakan permanen pada sepatu branded akibat paparan air kotor, lumpur, dan tingkat kelembapan tinggi.
  • Pemilik sepatu wajib membersihkan sisa air hujan, menghindari penjemuran di bawah sinar matahari langsung, serta menggunakan cairan pelindung khusus.
  • Penerapan rotasi penggunaan dan penyimpanan di tempat kering secara rutin dapat menjaga kualitas material serta bentuk asli sepatu.

SuaraSumut.id - Musim hujan bukan cuma bikin macet dan banjir. Ada satu korban lain yang sering luput dari perhatian yaitu sepatu branded mahal Anda.

Genangan air kotor, lumpur jalanan, hingga kelembapan tinggi bisa membuat sepatu kusam, berjamur, lem terbuka, warna pudar, bahkan rusak permanen

Padahal bagi banyak orang, sepatu branded bukan sekadar alas kaki. Ini bagian dari identitas gaya, investasi fashion, dan kepercayaan diri.

Namun jangan khawatir, kerusakan itu bisa dicegah jika tahu caranya. Berikut cara menyelamatkan sepatu branded dari kerusakan saat musim hujan.

1. Stop Menjemur Sepatu di Bawah Matahari Langsung

Ini kesalahan paling sering dilakukan. Efeknya lem cepat rusak, kulit pecah, suede mengeras, warna pudar. Solusi terbaik yaitu keringkan dengan angin alami di tempat teduh.

2. Bersihkan Sepatu Setelah Terkena Air Hujan

Air hujan membawa partikel polusi dan lumpur mikro yang bisa meresap ke serat sepatu. Langkah cepatnya adalah lap dengan kain microfiber, bersihkan noda dengan kain lembap, jangan tunggu kering sendiri. Semakin cepat dibersihkan, semakin kecil risiko noda permanen.

3. Gunakan Shoe Tree agar Bentuk Tetap Presisi

Sepatu basah mudah berubah bentuk. Masukkan shoe tree tisu kering, silica paper. Hindari koran untuk sepatu warna terang.

4. Kenali Jenis Material Sepatu Sebelum Membersihkan

Setiap bahan butuh perlakuan berbeda, yaitu:

- Kulit: Gunakan leather cleaner

- Suede / nubuck: Gunakan sikat khusus suede

- Mesh / knit: Gunakan sabun ringan

Load More