- Kakanwil Imigrasi Sumut menemui Wali Kota Medan pada 4 Mei 2026 untuk membahas pengawasan pengungsi luar negeri.
- Imigrasi membentuk Forkopedensi guna memperkuat koordinasi lintas instansi dalam memantau ribuan pengungsi di wilayah Kota Medan.
- Pemerintah Kota Medan siap mendukung penyediaan lahan kantor guna meningkatkan efektivitas pelayanan serta koordinasi kelembagaan Imigrasi Sumut.
SuaraSumut.id - Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Sumatera Utara, Parlindungan melaksanakan audiensi dengan Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, Senin, 4 Mei 2026.
Dalam pertemuan ini, dibahas sejumlah isu strategis Keimigrasian di Kota Medan, khususnya terkait keberadaan lebih dari 1.000 pengungsi luar negeri yang telah lama menetap di wilayah Medan dan sekitar.
Kakanwil menegaskan perlunya sinergi lintas instansi guna memperkuat pengawasan terhadap para pengungsi demi menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.
Sebagai bentuk komitmen penanganan pengungsi, Imigrasi Sumatera Utara melalui Rumah Detensi Imigrasi Medan pada April 2026 telah membentuk Forum Komunikasi Penanganan Deteni dan Pengungsi (Forkopedensi).
"Forum ini diharapkan menjadi wadah koordinasi antarinstansi dalam melakukan monitoring, pengawasan, serta penanganan pengungsi secara lebih terpadu di Kota Medan," katanya.
Kakanwil juga menyampaikan kebutuhan dukungan sarana kantor bagi Kantor Wilayah Ditjen Imigrasi Sumatera Utara yang saat ini masih berbagi gedung bersama 2 kantor wilayah kementerian lainnya.
Menurutnya, keberadaan lahan atau aset yang representatif di pusat Kota Medan sangat diperlukan guna menunjang pelayanan publik serta mempermudah koordinasi dengan pemerintah daerah dan Forkopimda.
Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Medan Rico Waas menyampaikan apresiasi atas kinerja jajaran Imigrasi Sumatera Utara yang dinilai berhasil menjaga kondusivitas penanganan orang asing dan pengungsi di Kota Medan.
Ia juga menyatakan kesiapan Pemerintah Kota Medan untuk mendukung kebutuhan lahan bagi Kantor Wilayah Ditjen Imigrasi Sumatera Utara.
“Kami siap mendukung dan berkolaborasi. Jika memungkinkan dalam bentuk lahan, akan kami upayakan untuk dicarikan,” ungkap Rico.
Audiensi ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara Kanwil Direktorat Jenderal Imigrasi Sumatera Utara dan Pemerintah Kota Medan, baik dalam pengawasan orang asing maupun penguatan kelembagaan Imigrasi di Sumatera Utara.
Berita Terkait
-
Ledakan Guncang Grand Polonia Medan, Lima Rumah Alami Kerusakan
-
Nobar Piala Dunia 2026 BRI Berkesan: Hangat dan Penuh Kebersamaan, Dari Medan Sampai Jakarta
-
Di Balik Krisis Pertalite dan Solar: Saat Kenaikan Pertamax Memicu Efek Domino
-
Pertamina Tambah Armada, Pasokan BBM di Medan Kembali Normal usai Antrean Panjang
-
7 Tips Memilih Sepeda Gunung Sesuai Medan di Indonesia agar Tidak Salah Beli
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Imigrasi Sumut-Pemko Tebing Tinggi Teken Perjanjian Pinjam Pakai Gedung Unit Layanan Paspor
-
Polisi Ungkap Kronologi-Motif Wanita Bunuh Diri Pakai Senpi di Medan
-
Perampok di Medan Jerat Korban Lewat Aplikasi Kencan Sesama Jenis, 2 Pelaku Ditangkap
-
Wanita Tewas Diduga Bunuh Diri Pakai Senpi Ternyata Mantan Istri Polisi, Apa Motifnya?
-
Detik-detik Tabrakan Kereta Api dengan Truk hingga Terbelah Dua di Sergai