Suhardiman
Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:26 WIB
Raffi Ahmad mengunjungi Gedung Warenhuis di Medan. [dok Pemkot Medan]
Baca 10 detik
  • Wakil Wali Kota Medan memamerkan gedung Warenhuis yang telah direvitalisasi kepada Raffi Ahmad pada Kamis, 7 Mei 2026.
  • Pemerintah Kota Medan berharap Raffi Ahmad dapat berinvestasi serta memasarkan Warenhuis sebagai destinasi wisata unggulan bagi publik.
  • Raffi Ahmad mengusulkan pemanfaatan Warenhuis sebagai ruang kolaborasi kreatif guna mendorong pertumbuhan ekonomi muda dan pelestarian sejarah.

SuaraSumut.id - Wakil Wali Kota Medan H Zakiyuddin Harahap memamerkan gedung Warenhuis kepada Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad, pada Kamis, 7 Mei 2026.

Gedung tersebut direvitalisasi oleh Bobby Nasution saat menjabat sebagai Wali Kota Medan. Warenhuis merupakan bekas gedung supermarket pertama di Kota Medan yang dibangun di masa kolonial Belanda.

Dalam kesempatan itu, Zakiyuddin berharap kehadiran Raffi Ahmad dapat berinvestasi dan memasarkan Medan sebagai destinasi wisata.

"Warenhuis merupakan salah satu ikon Kota Medan yang baru saja selesai direnovasi. Mudah-mudahan Aa Raffi juga tertarik untuk berinvestasi di Kota Medan dan ikut memasarkan Medan sebagai destinasi wisata," katanya.

Menanggapi hal tersebut, Raffi Ahmad mengaku terkesan dengan kondisi Warenhuis yang tetap mempertahankan nilai sejarah, namun telah siap dimanfaatkan sebagai ruang kolaborasi modern.

“Saya sangat terpukau melihat Warenhuis. Heritage itu punya nilai yang tidak bisa kita bayar dengan apa pun, karena di situ ada cerita sejarahnya,” kata Raffi.

Ia menilai, bangunan bersejarah seperti Warenhuis memiliki potensi besar jika dikolaborasikan dengan konsep kekinian, seperti menghadirkan kafe, ruang pameran, hingga wadah bagi pelaku UMKM dan komunitas kreatif.

Menurutnya, pendekatan tersebut dapat menjembatani generasi muda dengan nilai-nilai sejarah, sekaligus menciptakan ekosistem lifestyle yang produktif.

“Jangan semua yang modern selalu dibangun baru. Justru tempat heritage seperti ini bagaimana bisa kita bawa ke lintas generasi, supaya anak muda memahami dan menghargai sejarahnya,” ujarnya.

Raffi juga mengajak generasi muda dan pekerja seni untuk turut meramaikan Kota Medan melalui kolaborasi kreatif lintas sektor. Ia menilai, potensi seni dan kreativitas di Medan sudah terbukti kuat, salah satunya melalui keberhasilan film Agak Laen yang dinilai mampu mengangkat identitas kota tersebut.

“Medan ini sudah ramai, kita bikin tambah ramai lagi. Ayo kita kolaborasi, bangun ekosistem kreatif, dan dorong ekonomi anak muda,” ajaknya.

Dengan revitalisasi Warenhuis, Pemerintah Kota Medan berharap bangunan bersejarah tersebut tidak hanya menjadi simbol pelestarian cagar budaya, tetapi juga motor penggerak ekonomi kreatif yang mampu menarik wisatawan dan investor ke Kota Medan.

Load More