- Warga menemukan sesosok mayat tanpa kepala dalam kondisi membusuk di sungai Desa Namu Ukur, Langkat, Kamis, 7 Mei 2026.
- Personel Polsek Sei Bingei segera melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengevakuasi jasad korban yang belum teridentifikasi tersebut.
- Jenazah dirujuk ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan untuk menjalani pemeriksaan forensik guna mengungkap identitas serta penyebab kematian korban.
SuaraSumut.id - Warga Desa Namu Ukur, Kecamatan Sei Bingei, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, dibuat heboh dengan penemuan sesosok mayat tanpa kepala yang mengapung di aliran sungai pada Kamis sore, 7 Mei 2026.
Kondisi jasad yang sudah membusuk parah membuat suasana di sekitar lokasi penemuan mencekam. Mayat tersebut pertama kali ditemukan oleh warga yang tengah berada di sekitar sungai.
Selain tanpa kepala, tubuh korban juga sudah mengeluarkan bau menyengat sehingga warga segera melaporkan temuan itu kepada aparat kepolisian.
Menerima laporan warga, personel Polsek Sei Bingei langsung turun ke lokasi untuk melakukan pengamanan area dan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Polisi kemudian berkoordinasi dengan petugas medis dari Puskesmas Namu Ukur guna mengevakuasi jasad korban.
Kasat Reskrim Polres Binjai AKP Hizkia Siagian ketika dikonfirmasi SuaraSumut.id, Jumat (8/5/2026) membenarkan penemuan mayat tanpa kepala ini.
"Benar (ada penemuan mayat tanpa kepala), identitasnya belum diketahui, apakah laki-laki atau perempuan," ujarnya.
Kasat menyampaikan kondisi mayat sudah sangat mengenaskan dan diperkirakan berbulan-bulan lamanya meninggal.
Karena kondisi tubuh korban sudah rusak berat dan tidak ditemukan identitas apa pun, mayat kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan untuk menjalani pemeriksaan forensik lebih lanjut guna mengungkap penyebab kematian serta identitas korban.
"Jenazah sudah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara," tukasnya.
Kontributor : M. Aribowo
Berita Terkait
-
Peringati Hari Sungai dan World Cleanup Day, TelkomGroup Bersihkan Kali Krukut dari 5,1 Ton Sampah
-
Sungai Batanghari Jambi Surut Akibat Kemarau, Ramai Diobok-obok Pemburu Benda Antik
-
Sungai Cileungsi Menghitam Saat Kemarau, Pakar Ungkap Penyebabnya
-
Belajar Menjaga Sungai dari Tradisi Lubuk Larangan Malako Kociak
-
Musim Kemarau Bikin Sungai Cisadane Surut
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- 5 Sepatu Skechers Max Cushioning yang Empuk untuk Jalan Kaki Jauh dan Olahraga
- 4 Parfum Aroma Teh di Alfamart yang Tahan Lama Sesuai Review, Harga Mulai Rp30 Ribuan
- Rekomendasi Produk Viva untuk Eksfoliasi Wajah, Mulai Rp12 Ribuan
- Apakah Pertalite Akan Naik Harga 26 September 2026? Ini Kata Bahlil
Pilihan
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
Terkini
-
BRImo Ramaikan Pestapora 2026, Ada Ragam Program Spesial untuk Pengunjung
-
Samsung Galaxy A08 Resmi di Indonesia, Baterai 6.000 mAh, Fitur AI dan Update 6 Tahun
-
7 Provinsi dengan Jumlah PHK Terbanyak di Indonesia
-
Bitget Diretas US$351,6 Juta, Pengamat Kripto Sebut Alarm Serius Keamanan Bursa Aset Digital
-
5 Hal yang Bikin Tikus Betah di Rumah, Bukan Cuma Sisa Makanan