- Kebakaran melanda Pasar Dwikora, Pematangsiantar, pada Kamis, 18 Juni 2026 dini hari yang menghanguskan ratusan kios pedagang.
- Petugas gabungan dikerahkan untuk memadamkan api yang sulit dijinakkan akibat kondisi pasar yang padat serta sempit.
- Api berhasil dipadamkan setelah lima jam, tidak terdapat korban jiwa, namun kerugian material menimpa ratusan kios pedagang.
SuaraSumut.id - Pasar Dwikora atau lebih dikenal sebagai Pasar Parluasan, di Kelurahan Suka Dame, Pematangsiantar, Sumatera Utara, mengalami kebakaran hebat.
Kebakaran yang terjadi pada Kamis, 18 Juni 2026 sekitar pukul 03.05 WIB itu menghanguskan ratusan kios pedagang.
Informasi yang dihimpun, api diduga pertama kali muncul dari area kios yang berada di sekitar kamar mandi pasar.
Kobaran api dengan cepat merambat ke kios-kios lainnya, sehingga memicu kepanikan para pedagang dan warga sekitar.
Api Cepat Membesar, Delapan Unit Damkar Dikerahkan
Sekitar pukul 03.20 WIB, petugas pemadam kebakaran bergerak cepat menuju lokasi. Enam unit mobil pemadam kebakaran milik Pemerintah Kota Pematangsiantar dibantu dua unit tambahan langsung melakukan proses pemadaman.
Namun kondisi pasar yang padat, sempit, dan dipenuhi barang dagangan membuat proses pemadaman berlangsung cukup sulit. Kobaran api terus membesar disertai asap tebal yang menyelimuti kawasan pasar tradisional tersebut.
Personel Brimob Polda Sumut juga dikerahkan untuk membantu memadamkan kebakaran. Selain membantu pemadaman kebakaran, personel melakukan pengamanan hingga mengatur akses masyarakat.
"Kita mengerahkan personel begitu menerima informasi terjadinya kebakaran guna membantu proses penanganan di lapangan," katanya.
Api Dipadamkan Setelah Lima Jam
Setelah proses pemadaman berlangsung cukup lama, api akhirnya berhasil dikendalikan sekitar pukul 08.15 WIB.
Kabid Pemadaman dan Penyelamatan Disdamkarmat Kota Pematangsiantar, Josua Sihaloho memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Meski demikian, dampak kebakaran cukup besar karena lebih dari 100 kios pedagang dilaporkan ludes terbakar.
"Lebih dari 100 (kios) terbakar," katanya ketika dikonfirmasi SuaraSumut.id.
Josua menjelaskan dugaan sementara penyebab kebakaran karena hubungan arus pendek listrik atau korslet.
Berita Terkait
-
TPA Cikundul Sukabumi Terbakar, Api Merambat Hingga Dasar Gunungan Sampah
-
Prabowo Soroti Perda yang Izinkan Bakar Lahan 2 Hektare, Sebut Tak Masuk Akal
-
Bukan Cuma Ganggu Pernapasan, Asap Karhutla Dikaitkan dengan Masalah Kesehatan Mental
-
Gudang di Karet Kuningan Hangus Terbakar Diduga Akibat Korsleting Listrik, Kerugian Capai Rp1 Miliar
-
Kebakaran Gudang HT di Setiabudi: Hampir 100 Damkar Dikerahkan, Kerugian Capai Rp1 Miliar!
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif
- 5 Novel Sejarah untuk Menelusuri Jejak G30S/PKI, Jangan Lupakan Masa Lalu!
- Perbedaan Pompa Air Jet Pump vs Pompa Celup Submersible untuk Sumur Dalam, Mana yang Cocok?
Pilihan
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
Terkini
-
Promo HUT KAI, Tiket Kereta Api Cuma Bayar 81 Persen Mulai 28 September, Ini Syaratnya
-
Hiu Paus Terdampar di Abdya, Gagal Dievakuasi hingga Akhirnya Mati
-
Wakil Rektor ITB Indonesia Tewas di Rumah, Mobil Dilaporkan Hilang
-
Persiraja Pecat Semua Pelatih Usai Kalah Tiga Laga Beruntun
-
5 Cara Menjaga Dapur Tetap Bersih dan Rapi, Bisa Dilakukan Setiap Hari