- Perum Bulog Kanwil Aceh memastikan stok beras di wilayah tersebut mencapai 123.009 ton hingga awal 2027.
- Persediaan beras yang tersebar di 23 kabupaten/kota ini diprioritaskan untuk bantuan pangan serta stabilisasi harga pasar.
- Stok tersebut diperoleh dari hasil panen petani lokal yang dibeli mitra Bulog dengan harga resmi pemerintah.
SuaraSumut.id - Persediaan beras di Provinsi Aceh dipastikan dalam kondisi aman untuk memenuhi kebutahan masyarakat. Perum Bulog Kanwil Aceh menungkapkan bahwa stok beras saat ini tersimpan di gudang mencapai 123.009 ton. Jumlah tersebut cukup hingga awal tahun 2027.
"Stok yang ada saat ini sangat aman. Angka ini juga berada posisi paling tinggi dalam persediaan beras di gudang Bulog Aceh," kata Wakil Pemimpin Perum Bulog Kanwil Aceh, Alhori, melansir Antara, Minggu, 21 Juni 2026.
Ia mengatakan bahwa stok beras sebanyak 123.009 ton itu tersebar di 23 kabupaten/kota guna memenuhi kebutuhan pangan di Aceh.
Stok beras tersebut untuk memenuhi program kebutuhan bantuan pangan dari pemerintah, beras program stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP) dan bencana serta program lainnya.
"Kami terus memastikan persediaan beras di gudang yang tersebar di 23 kabupaten/kota dalam kondisi aman dan mampu untuk memenuhi kebutuhan untuk beberapa bulan ke depan," ujarnya.
Menurutnya, beras tersebut merupakan hasil panen milik petani Aceh, yang dibeli oleh mitra Bulog di seluruh daerah.
"Saat ini kami juga terus melakukan pembelian hasil panen milik petani dengan harga yang telah ditetapkan pemerintah," jelasnya.
Pihaknya berharap masyarakat tidak perlu khawatir, karena persediaan beras di gudang Bulog sangat cukup untuk memenuhi permintaan pasar.
Baca Juga: Kebakaran Hebat Landa Pabrik Mainan di Medan Johor, 11 Rumah Terdampak
Berita Terkait
-
Beras Fortifikasi Palsu Marak, Pakar Soroti Kecurangan Rantai Pasok Ancam Keberhasilan Program Gizi
-
Bye Sel Kulit Mati! 5 Lulur Mandi Beras Bikin Kulit Lembut dan Bercahaya
-
Konsumen Berhak Dapat Ganti Rugi Soal Kasus Beras Fortifikasi
-
Bulog Optimalkan 2 Jurus Penugasan Pemerintah untuk Kendalikan Harga Beras
-
Beras Fortifikasi Diduga Tak Sesuai Label, YLKI Desak Pemerintah Buka Posko Aduan
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- Buruh di Jogja Geruduk Kantor Gubernur DIY, Tantang Sultan Buktikan Keistimewaan untuk Pekerja
- KPK Ungkap Riwayat Tanah Kavling Pesantren Darul Istiqamah Maros, Minta Hak Warga Dituntaskan
- Cegah Papua Jadi 'Sudan Kedua', Pemerintah Diminta Tarik Pendekatan Militeristik dan Buka Dialog
- 5 Eye Cream Kemasan Jar untuk Bikin Area Mata Tampak Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
Terkini
-
Road to HKBP 165 Padel Series di Medan, Effendi Simbolon: Ajang Sportivitas-Silaturahmi Masyarakat
-
Tabrak Lari Maut di Toba, 2 Mahasiswi Tewas Usai Senggolan dengan Mobil
-
Awas! Perampok di Deli Serdang Pancing Korban Lewat Aplikasi Kencan Online
-
Modus Pura-pura Bantu Anak Wanita yang Sakit, Tukang Parkir di Medan Malah Curi Tas
-
BRI Salurkan KPP Rp427,5 Miliar kepada 1.619 Debitur di Jakarta