- Dongan Aruan gagal mengedarkan uang palsu senilai Rp1,6 juta yang dibelinya secara online di Pasar Simpang Limun Medan.
- Aksi pembelian bawang seharga Rp5.000 pada Selasa, 1 September 2026 itu digagalkan oleh pedagang yang menyadari keaslian uang tersebut.
- Polsek Medan Kota mengamankan pelaku di lokasi kejadian setelah menerima laporan dari pedagang pasar tradisional tersebut.
SuaraSumut.id - Seorang pria bernama Dongan Aruan (35) diduga mengedarkan uang palsu dengan cara membelanjakannya di Pasar Simpang Limun Medan.
Namun, aksi warga Kecamatan Sei Balai, Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara, ini gagal karena dipergoki pedagang.
Kanit Reskrim Polsek Medan Kota, Iptu Poltak Tambunan mengatakan, peristiwa terjadi pada Selasa, 1 September 2026 sekitar pukul 10.50 WIB.
Awalnya pelaku berangkat dari rumahnya untuk menemui saudaranya di Jalan Sekip, Kecamatan Medan Petisah.
Namun, sebelum melanjutkan perjalanan ke rumah saudaranya, ia terlebih dahulu singgah di Pasar Simpang Limun untuk membeli bawang menggunakan uang palsu.
"Pelaku mencoba membelanjakan uang palsu dengan membeli bawang seharga Rp5.000," katanya, Rabu (2/9/2026).
Namun, aksinya tidak berjalan mulus karena pedagang langsung menyadari uang yang digunakan pelaku merupakan uang palsu.
Pedagang yang mengetahui dugaan aksi tersebut kemudian melaporkannya ke Mapolsek Medan Kota. Petugas yang mendapat laporan kemudian turun ke lokasi dan mengamankan pelaku.
"Saat diperiksa petugas, tersangka akhirnya mengakui perbuatannya," ungkapnya.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, uang palsu tersebut dibeli pelaku secara online. Pelaku juga pernah diamankan polisi karena kasus yang sama di tahun 2026.
"Uang palsu dipesan secara online enam hari lalu. Kemudian, paket berisi uang palsu senilai Rp1.6 juta diterimanya. Setelah itu, pelaku berangkat ke Medan untuk mengedarkan uang palsu," katanya.
Kontributor : M. Aribowo
Berita Terkait
-
Banjir Kepung Medan, Puluhan Warga Mengungsi
-
Menteri Ekonomi Malaysia Kagum Potensi Sumut, Puji Kepemimpinan Bobby Nasution
-
Serahkan Bukti ke Polisi, Pengacara Beberkan Kronologi Temuan 340 Ribu Dolar Singapura
-
Lontong Medan: Kuliner "Ramai" yang Bikin Rindu, Wajib Ada Mi!
-
Drama Villains, Manipulasi Psikopat dan Konspirasi Peredaran Uang Palsu
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
- Daftar Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Macan dalam Bisnis dan Asmara
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Gubernur Sulsel Telepon Langsung Pemilik SPBU
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Lima Tahun Keberadaan Holding Ultra Mikro Mampu Mendorong UMKM Naik Kelas
-
Tumbangkan Banda Aceh, SKO Riau Wakili Northern Sumatra di Grand Final AXIS Nation Cup 2026
-
Bubur Cirebon Tembus Taipei, Kisah Tati Purwanti Bertumbuh Bersama BRI
-
Mazda Hadirkan The All-New CX-5 Kuro Edition di Medan
-
Gunung Anak Krakatau Erupsi Strombolian, Status Level III Masih Berlaku