- Sebanyak 41 penerbangan di Bandara Kualanamu dibatalkan akibat sebaran abu vulkanik pada Minggu.
- Satu penerbangan internasional rute Amsterdam dialihkan karena penutupan sementara Bandara Soekarno-Hatta serta Halim Perdanakusuma.
- PT Angkasa Pura Aviasi memastikan operasional Bandara Kualanamu tetap berjalan normal meskipun ada pembatalan penerbangan.
SuaraSumut.id - Sebanyak 41 penerbangan dari dan menuju Bandara Internasional Kualanamu (KNO), Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut) dibatalkan pada Minggu (6/9/2026).
Pembatalan tersebut terjadi sebagai dampak dari penyesuaian operasional penerbangan akibat sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.
“Berdasarkan data sementara hingga pukul 15.00 WIB, tercatat sebanyak 41 penerbangan dari dan menuju Kualanamu mengalami pembatalan," kata Manager of Corporate Affairs PT Angkasa Pura Aviasi, Mohamad Hikmat Hidayat.
Selain pembatalan, satu penerbangan internasional dengan rute Amsterdam menuju Bandara Soekarno-Hatta (CGK) juga mengalami pengalihan penerbangan atau diverted.
Kondisi tersebut berkaitan dengan penutupan sementara operasional penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta hingga pukul 17.30 WIB dan Bandara Halim Perdanakusuma (HLP) hingga pukul 18.00 WIB, menyusul perkembangan sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.
Meski sejumlah penerbangan terdampak, Hikmat memastikan operasional Bandara Internasional Kualanamu hingga saat ini tetap berjalan normal.
“PT Angkasa Pura Aviasi terus melakukan koordinasi intensif dengan AirNav Indonesia, maskapai, Otoritas Bandara, serta seluruh stakeholder terkait untuk memantau perkembangan kondisi,” katanya.
Menurutnya, keselamatan dan keamanan penerbangan tetap menjadi prioritas utama dalam setiap keputusan operasional.
Data 41 penerbangan yang dibatalkan tersebut masih bersifat sementara dan dapat berubah sewaktu-waktu, mengikuti perkembangan kondisi operasional penerbangan serta kebijakan masing-masing maskapai.
Pihak Angkasa Pura Aviasi mengimbau calon penumpang, terutama mereka yang memiliki penerbangan dari atau menuju Jakarta melalui Bandara Soekarno-Hatta maupun Halim Perdanakusuma, untuk memastikan kembali status penerbangannya kepada maskapai masing-masing sebelum berangkat ke bandara.
Kontributor : M. Aribowo
Tag
Berita Terkait
-
Anak Krakatau Kembali Erupsi Tiga Kali, Kolom Abu Tertinggi 500 Meter
-
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Capai Ketinggian 1,8 Kilometer Mengarah ke Selat Sunda
-
Erupsi GAK Lumpuhkan Penerbangan, Menhub Ingatkan Transportasi Harus Siap Hadapi Darurat
-
Bebas Kilap! 5 Clay Mask Abu Vulkanik untuk Kontrol Minyak dan Pori Bersih
-
Hampir 100 Tahun Tak Terjadi, Dua Pulau Baru Tiba-Tiba Muncul di Dekat Anak Krakatau
Terpopuler
- Korupsi Rp18,7 Miliar, Wakil Bupati Indramayu Resmi Ditahan, Lucky Hakim Masih Bungkam
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Cetak 6 Gol dalam 6 Laga Bersama Persija, Shin Tae-yong Angkat Topi untuk Alexander Jeremejeff
- Keruk Batubara RI Tapi Sumbang Rp1,7 T ke Singapura, Eks Kepala BKPM Sentil Bos Bayan Resources
- Sepatu Lari Buatan Lokal Unjuk Gigi di Berlin dan Chicago Marathon
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Puluhan Santri Diduga Keracunan Usai Santap Nasi Bungkus saat Acara HSN Pemkab Deli Serdang
-
UHN Bidik Investasi Rp1 Triliun untuk Smart Campus dan Rumah Sakit
-
Ribuan Talenta Muda Berpeluang Bangun Karier Lewat Program Magang Nasional BRI
-
Dari Diskon MCU hingga Genomics, Intip Keuntungan Healthcare Privilege BRI dan Prodia
-
Sedekah Energi Tenaga Surya untuk Sumatera Utara, Kolaborasi Al Washliyah-Green Justice Indonesia