- Pemprov Sumut menyediakan 33 bus perintis gratis pada 2026 untuk pelajar di lima kabupaten.
- Program strategis daerah ini bertujuan memperkuat konektivitas dan membantu pelajar di wilayah 3TP Sumatera Utara.
- Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution direncanakan meluncurkan program transportasi gratis ini paling cepat minggu depan.
SuaraSumut.id - Pemprov Sumut menyediakan 33 unit bus perintis gratis pada 2026 untuk pelajar yang tersebar di 5 kabupaten. Bus perintis ditargetkan bakal tersedia di 18 kabupaten di Sumut pada 2029-2030.
Kepala Dinas Perhubungan Sumut, Yuda Pratiwi Setiawan mengatakan, layanan ini ditujukan untuk memperkuat konektivitas masyarakat di wilayah terpencil, tertinggal, terluar, dan perbatasan (3TP), sekaligus memberikan akses transportasi gratis bagi pelajar.
"Program bus perintis ini merupakan program strategis daerah (PSD) yang dicanangkan bapak Gubernur Sumut tujuannya untuk membantu masyarakat, terutatama pelajar di daerah tertinggal yang jauh jarak domisilinya dari sekolah, kita berikan transportasi gratis untuk datang dan pulang dari sekolah,” katanya kemarin.
Yuda menjelaskan, pelayanan bus perintis diprioritaskan untuk 18 kabupaten/kota di Sumut yang dinilai masih berada di wilayah terpencil dan di bawah garis kemiskinan. Namun, pada 2026 layanan tersebut difokuskan pada lima kabupaten, yakni Nias Utara, Samosir, Batubara, Padang Lawas Utara, dan Asahan.
“Daerah yang menjadi prioritas ini didasarkan dari kajian Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida), dari 33 kabupaten/kota ada 18 daerah yang dinilai tertinggal di Sumut dan tahun ini kami fokuskan untuk lima kabupaten dulu," ujarnya.
Program bus perintis tersebut akan dilaksanakan secara bertahap. Pada 2027, operasional akan dilanjutkan di 10 daerah, kemudian 15 daerah pada 2028, dan pada 2029-2030 layanan ditargetkan menjangkau 18 daerah. Dengan tahapan tersebut, seluruh wilayah yang menjadi prioritas akan mendapat layanan bus perintis.
Untuk 2026, masing-masing Samosir, Padang Lawas Utara, Batubara, dan Asahan akan mendapat enam unit bus perintis. Sementara Nias Utara mendapat sembilan unit bus.
“Bus yang beroperasi di Asahan, Batubara, Padang Lawas Utara jenisnya bus Hiace, untuk Samosir bus L kecuali Nias Utara karena di sana tidak punya angkutan transportasi yang eksisting maka menggunakan mobil Carry," ungkap Yuda.
Untuk mendukung program tersebut, setiap kabupaten dialokasikan anggaran Rp600 juta selama satu tahun. Anggaran tersebut digunakan untuk membeli layanan bus perintis dengan jarak pelayanan hingga 60 Km per hari yang operasionalnya dilaksanakan bekerja sama dengan operator transportasi daerah atau pihak ketiga.
“Untuk program bus perintis ini, kita tidak menyewa atau membeli busnya, kita hanya membeli pelayanannya bekerjasama dengan operator, sama sistemnya seperti BRT, dalam sehari pelayanannya 60 Km,” jelas Yuda.
Peluncuran program bus perintis tersebut direncanakan paling cepat pada minggu depan dan akan dilakukan langsung oleh Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution.
“Rencana akan kita launching paling cepat minggu depan di Asahan. Mudah-mudahan program ini bisa membantu pelajar yang selama ini mengalami kendala untuk menjangkau transportasi dari rumah ke sekolah,” kata Yuda.
Berita Terkait
-
Andre Rosiade Puji Bobby Nasution: Gubernur yang Bekerja Keras!
-
Lagi, Viral Oknum Jual Kartu Gratis Transjakarta Rp500 Ribu di Medsos
-
MTI Minta Insentif Motor Listrik Dievaluasi, Subsidi Dialihkan ke Bus Listrik
-
Saat Penerbangan Terganggu, Bus AKAP Jadi Solusi Penyelamat Perjalanan
-
Dua Bus Transjakarta Tubrukan di Pancoran, Benarkah Sopir Mengantuk karena Cuti Duka Ditolak?
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- 4 Parfum Aroma Teh di Alfamart yang Tahan Lama Sesuai Review, Harga Mulai Rp30 Ribuan
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Cari HP Samsung Murah? Ini 8 Galaxy A Series yang Layak Dipilih
Pilihan
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
Terkini
-
Pemprov Sumut Sediakan 33 Bus Perintis Gratis untuk Pelajar di 5 Kabupaten
-
Cuaca Ekstrem Landa Sumut, 5 Kabupaten Terdampak Banjir, Tapteng Paling Parah
-
Iqbal Akbar Dicopot sebagai Kepala SPPG Tebingtinggi, Buntut Viral Dilabrak Istri Diduga Selingkuh
-
Heboh Tahanan Kasus Narkoba di Rutan Balige Meninggal, Apa Sebabnya?
-
Kakanwil Imigrasi Sumut Buka Rakor dengan Perwakilan Asing di Medan