- Indosat Ooredoo Hutchison memperkuat jaringan 5G di Kota Medan untuk melancarkan berbagai aktivitas digital masyarakat sehari-hari.
- Pengalaman jaringan 5G tersebut dirasakan langsung oleh warga Kota Medan saat acara Car Free Day pada 27 September 2026.
- Indosat berkolaborasi dengan Dinas Pendidikan Sumatera Utara melatih lebih dari 10.000 pelajar SMA dan SMK dalam program AI Future Leaders.
SuaraSumut.id - Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) terus memperkuat pengalaman Indosat 5G di Kota Medan melalui pengembangan jaringan di berbagai titik strategis.
Bagi Indosat, 5G bukan sekadar soal teknologi yang lebih baru atau angka kecepatan yang lebih tinggi, tetapi tentang membuat aktivitas digital masyarakat menjadi lebih lancar.
Agus Sulistio, EVP Head of Circle Sumatra Indosat Ooredoo Hutchison, mengatakan, konektivitas digunakan untuk banyak hal, mulai dari menikmati hiburan dan bermain game hingga belajar, berkarya, dan memanfaatkan AI.
"Melalui Indosat 5G, kami ingin mendukung masyarakat untuk melakukan lebih banyak hal dengan pengalaman digital yang semakin baik. Inilah semangat #LebihBaikIndosat, membawa teknologi lebih dekat dengan kebutuhan nyata masyarakat," katanya.
Mengusung tema “Mau Ini Itu, Ya Indosat 5G” pengalaman tersebut hadir untuk menemani berbagai aktivitas digital masyarakat Medan. Mau streaming? Gas. Mau mabar? Gas. Mau upload konten? Gas. Mau kerja dari mana saja? Bisa. Mau coba AI? Ayo.
Salah satu pengalaman tersebut dapat dirasakan langsung masyarakat melalui Car Free Day Kota Medan pada 27 September 2026. Di tengah aktivitas warga yang berolahraga, menikmati hiburan, dan berkumpul bersama keluarga, teman, maupun komunitas, konektivitas menjadi bagian dari keseruan berbagi
momen.
Selain mendukung aktivitas digital sehari-hari, Indosat 5G juga mendukung aktivitas pembelajaran khususnya dalam di bidang AI bagi pelajar di Sumatera Utara.
Berkolaborasi dengan Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara melalui program AI Future Leaders, Indosat membekali lebih dari 10.000 pelajar tingkat SMA dan SMK dengan keterampilan menggunakan AI seperti Gemini dan Adobe Express, bukan sekadar untuk membuat tugas jadi lebih mudah, tetapi juga untuk membuka lebih banyak ruang bagi mereka untuk belajar, berkarya, dan siap menghadapi dunia masa depan.
Melalui program ini, peserta didorong untuk memanfaatkan AI dalam mendukung proses pembelajaran, mengembangkan kreativitas, serta meningkatkan produktivitas dan keterampilan digital untuk menghadapi masa depan.
Berita Terkait
-
Warga Medan Merapat! 3 Spot Healing untuk Sehari, Bisa PP Naik Motor!
-
Banjir Kepung Medan, Puluhan Warga Mengungsi
-
Menteri Ekonomi Malaysia Kagum Potensi Sumut, Puji Kepemimpinan Bobby Nasution
-
Lontong Medan: Kuliner "Ramai" yang Bikin Rindu, Wajib Ada Mi!
-
Nggak Lagi Ragu Ganti Provider, Saatnya Beralih ke XL yang Terbukti Juara
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif
- 5 Novel Sejarah untuk Menelusuri Jejak G30S/PKI, Jangan Lupakan Masa Lalu!
- Perbedaan Pompa Air Jet Pump vs Pompa Celup Submersible untuk Sumur Dalam, Mana yang Cocok?
Pilihan
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
Terkini
-
Ratusan UMKM Perempuan Ikuti Pelatihan Kewirausahaan di Medan
-
Promo HUT KAI, Tiket Kereta Api Cuma Bayar 81 Persen Mulai 28 September, Ini Syaratnya
-
Hiu Paus Terdampar di Abdya, Gagal Dievakuasi hingga Akhirnya Mati
-
Wakil Rektor ITB Indonesia Tewas di Rumah, Mobil Dilaporkan Hilang
-
Persiraja Pecat Semua Pelatih Usai Kalah Tiga Laga Beruntun