- Tim Audit Eksternal LBH Medan mengungkap dugaan tindak pidana dalam kematian Winda Lorenza Gowasa di Medan pada 2 Agustus 2026.
- LBH Medan merekomendasikan Polda Sumut mengambil alih kasus dan melakukan ekshumasi guna autopsi ulang oleh dokter independen.
- Penyidikan dinilai janggal karena masalah dokumen persetujuan visum, perpindahan senjata, rekaman CCTV, dan ponsel korban.
“Temuan lebih lanjut terkait dengan senjata, ternyata senjata itu berpindah dari tempat awalnya. Yang tadinya di kamar mandi, pindah ke bangku,” katanya.
Ia juga menyebut adanya keterangan yang menyatakan senjata tersebut berada sekitar satu meter dari tempat tidur korban, tepatnya di atas koper.
Menurut Irvan, kondisi tersebut semestinya menjadi bagian penting yang didalami dalam proses penyidikan, termasuk mengenai bagaimana senjata tersebut bisa berada di lokasi, bagaimana prosedur penyimpanannya, serta apakah senjata dalam keadaan terisi atau tidak.
“Kenapa senjata itu terletak di situ? Apakah senjata itu sudah terisi ataukah senjata itu terpisah,” ujarnya.
LBH Medan juga mempertanyakan sejauh mana pemeriksaan terhadap senjata tersebut telah dilakukan oleh penyidik.
Selain senjata, LBH Medan menyoroti rekaman kamera pengawas atau CCTV di sekitar lokasi kejadian.
Irvan mengatakan, pihaknya masih menemukan persoalan terkait rekaman CCTV yang disebut tidak merekam pada waktu tertentu. Ia menyebut pihaknya telah berdiskusi dengan pihak Laboratorium Forensik (Labfor) untuk menelusuri persoalan tersebut.
Menurutnya, pemeriksaan terhadap CCTV maupun perangkat DVR perlu dilakukan secara menyeluruh untuk memastikan apakah terdapat rekaman yang hilang, tidak terekam, atau mengalami persoalan teknis.
“Pemeriksaan secara mendalam CCTV ataupun DVR yang sebelumnya dikatakan atau adanya kejanggalan, baik itu merekam atau tidak merekam, itu harus dilakukan,” katanya.
LBH Medan juga meminta penyidik melakukan pemeriksaan terhadap dua telepon seluler milik Winda Lorenza.
Irvan menilai perangkat tersebut berpotensi menyimpan informasi yang dapat membantu mengungkap rangkaian peristiwa sebelum korban meninggal dunia.
“Segera melakukan pemeriksaan handphone atau telepon seluler Winda. Dua handphone itu menurut kita memiliki banyak penjelasan dan bukti-bukti apa yang sebenarnya terjadi,” ujarnya.
Ia mempertanyakan alasan apabila perangkat tersebut belum dapat dibuka atau diperiksa secara menyeluruh.
“Kalau ini tidak diungkap, maka mohon maaf, Polri atau kepolisian kita tidak kompeten untuk melakukan penyidikan secara objektif. Masa iPhone tidak bisa dibuka,” katanya.
Selain perangkat milik korban, LBH Medan juga merekomendasikan pemeriksaan terhadap telepon seluler milik keluarga Winda dalam rangka mengungkap informasi yang berkaitan dengan kasus tersebut.
Berita Terkait
-
Warga Medan Merapat! 3 Spot Healing untuk Sehari, Bisa PP Naik Motor!
-
Banjir Kepung Medan, Puluhan Warga Mengungsi
-
Menteri Ekonomi Malaysia Kagum Potensi Sumut, Puji Kepemimpinan Bobby Nasution
-
Lontong Medan: Kuliner "Ramai" yang Bikin Rindu, Wajib Ada Mi!
-
Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok
Terpopuler
- Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya
- Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- 6 Sepatu Slip On Tanpa Tali Paling Nyaman untuk Jalan Kaki, Harga Mulai Rp120 Ribuan
Pilihan
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
Terkini
-
Temuan Tim Audit Eksternal Kematian Eks Istri Polisi di Medan, Desak Ekshumasi-Penyidikan Diproses
-
BRI Money Changer Hadir di Berbagai Lokasi Strategis, Tukar Valas Jadi Lebih Mudah
-
Al-Washliyah-GJI Jajaki Kolaborasi Energi Terbarukan dengan BAZNAS Sumut
-
Indosat 5G Bikin Aktivitas Digital di Medan Lancar
-
Ratusan UMKM Perempuan Ikuti Pelatihan Kewirausahaan di Medan