Suhardiman
Kamis, 01 Oktober 2026 | 13:35 WIB
Ilustrasi perampokan dan pembunuhan Wakil Rektor ITB Kabanjahe. [Suara.com]
Baca 10 detik
  • Dua pelaku merampok dan membunuh Wakil Rektor II ITB Kabanjahe di Berastagi pada Jumat, 25 September 2026.
  • Pelaku membawa kabur mobil serta barang berharga milik korban dan sempat berfoya-foya di kota Medan.
  • Tim gabungan kepolisian menangkap kedua tersangka di Deli Serdang pada Senin, 28 September 2026.

Keduanya disebut telah merencanakan perjalanan menuju Palembang pada Senin (28/9/2026). Mobil korban rencananya akan dibawa dan dijual di Palembang.

Namun, rencana tersebut tidak pernah terwujud. Tim gabungan Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumut bersama Satreskrim Polres Tanah Karo terus melakukan penyelidikan dan melacak keberadaan kedua tersangka.

Hasil analisis dan penelusuran akhirnya mengarah ke kawasan Jalan Manunggal 4, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang.

Pada Senin (28/9/2026) sekitar pukul 05.30 WIB, polisi menangkap kedua tersangka dan menghadiahinya timah panas karena melawan.

Dalam penangkapan itu, mobil milik korban juga berhasil diamankan. Selain mobil, polisi menyita sejumlah barang bukti, di antaranya uang tunai Rp1,62 juta yang disebut merupakan sisa uang korban, telepon seluler, jam tangan, kunci dan STNK mobil, serta perhiasan berupa kalung, cincin, gelang dan sepasang anting.

Polisi juga mengamankan tas milik MRS yang berisi telepon seluler, perhiasan, uang tunai dan pakaian yang diduga digunakan saat beraksi.

Dalam pemeriksaan, kedua tersangka mengakui perbuatannya. Mereka mengaku awalnya berniat mencuri, namun aksi tersebut diketahui korban hingga berujung pada kekerasan yang menyebabkan korban meninggal dunia.

Kedua tersangka kini ditahan di Mapolres Tanah Karo untuk menjalani proses hukum dan penyidikan lebih lanjut.

Diberitakan sebelumnya, Wakil Rektor II Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Indonesia Kabanjahe, Asprina Br Surbakti (38) ditemukan meninggal dunia di kediamannya di Perumahan Je Kesain, Desa Raya, Kecamatan Berastagi, Kabupaten Karo, Sumatera Utara.

Asprina ditemukan pada Sabtu, 26 September 2026, sekitar pukul 00.40 WIB. Dalam peristiwa tersebut, satu unit mobil milik korban dilaporkan hilang.

Kejadian ini terungkap setelah keluarga korban merasa khawatir karena Asprina tidak dapat dihubungi sejak Jumat sore, 25 September 2026.

Keluarga yang curiga kemudian datang ke rumahnya. Sesampainya di rumah, keluarga mengetahui kendaraan milik Asprina tidak berada di garasi.

Setelah pintu berhasil dibuka, keluarga dan pihak terkait melakukan pencarian di dalam rumah. Jasad Asprina kemudian ditemukan tergeletak di kamar mandi dalam kondisi sudah tidak bernyawa.

Kontributor : M. Aribowo

Load More