Suhardiman
Kamis, 01 Oktober 2026 | 13:52 WIB
Benda yang diduga mortir sisa konflik Aceh yang ditemukan warga di sungai Krueng Aceh, Rabu (30/9/2026). [ANTARA/HO/Humas Polresta Banda Aceh]
Baca 10 detik
  • Muhammad Saini menemukan benda diduga mortir sisa konflik saat mencari tiram di Sungai Krueng Aceh pada Rabu.
  • Kapolsek Baiturrahman menyatakan kepolisian langsung mengamankan lokasi penemuan dan berkoordinasi dengan Unit Jibom Satbrimob Polda Aceh.
  • Polisi mengimbau masyarakat agar tidak mendekati lokasi serta segera melaporkan setiap penemuan benda mencurigakan.

SuaraSumut.id - Mortir diduga sisa konflik ditemukan seorang warga asal Langsa, Muhammad Saini (40) saat mencari tiram di sungai Krueng Aceh, Banda Aceh. Ia sempat menduga benda itu hanya besi berkarat.

"Benda tersebut kemudian diangkat ke pinggir sungai dan dibersihkan. Setelah melihat bentuknya yang menyerupai mortir, yang bersangkutan melaporkannya kepada pihak kepolisian," kata Kapolsek Baiturrahman Polresta Banda Aceh, AKP Samandari, melansir Antara, Kamis (1/10/2026).

Saini menemukan mortir itu pada Rabu (30/9/2026) sekitar pukul 17.00 WIB. Polisi kemudian turun ke lokasi usai mendapatkan laporan penemuan tersebut.

Selanjutnya, polisi berkoordinasi dengan Unit Jibom Satbrimob Polda Aceh untuk penanganan lebih lanjut.

Benda yang ditemukan tersebut diduga merupakan mortir peninggalan masa konflik Aceh. Namun, status benda tersebut, apakah masih aktif atau tidak aktif, belum dapat dipastikan.

Karena itu, benda tersebut diperlakukan sebagai benda berbahaya dan lokasi penemuannya diamankan hingga petugas Jibom tiba untuk melakukan pemeriksaan dan evakuasi.

Benda yang diduga mortir itu masih berada di lokasi penemuan dan telah diamankan dengan garis polisi. Masyarakat diminta untuk tidak mendekati, menyentuh, memindahkan, atau melakukan tindakan apapun terhadap benda tersebut.

Serta, jika menemukan adanya benda yang diduga bahan peledak atau sisa persenjataan ke depannya, segera laporkan ke polisi.

"Kita minta warga segera melaporkan penemuan benda mencurigakan kepada pihak kepolisian agar dapat ditangani oleh personel yang memiliki keahlian dan peralatan khusus," katanya.

Load More