Suhardiman
Jum'at, 02 Oktober 2026 | 13:05 WIB
Ilustrasi ampas kopi (iStockphoto/CalypsoArt)
Baca 10 detik
  • Campuran aroma makanan di dalam kulkas seringkali menimbulkan masalah bau tidak sedap yang mengganggu kenyamanan.
  • Permukaan ampas kopi mampu menangkap senyawa penyebab bau serta menetralkan aroma tidak sedap di dalam kulkas.
  • Ampas kopi kering dalam wadah terbuka yang diletakkan di kulkas harus diganti secara berkala jika sudah lembap.

Setelah kering, masukkan ampas kopi ke mangkuk kecil atau wadah terbuka. Hindari menggunakan wadah yang tertutup rapat karena tujuan penggunaannya adalah membiarkan udara di dalam kulkas bersentuhan dengan permukaan ampas kopi.

Tidak perlu menggunakan ampas dalam jumlah terlalu banyak. Wadah kecil sudah cukup untuk dicoba pada ruang kulkas rumah tangga.

3. Letakkan di bagian dalam kulkas

Tempatkan wadah berisi ampas kopi pada area yang tidak mengganggu penyimpanan makanan. Misalnya, Anda bisa meletakkannya di salah satu sudut rak bagian tengah atau bawah. Pastikan wadah berada dalam posisi stabil sehingga tidak mudah tumpah.

Jangan sampai ampas kopi bersentuhan langsung dengan makanan karena ampas kopi tetap merupakan bahan organik yang perlu dijaga kebersihannya.

4. Periksa dan ganti secara berkala

Ampas kopi tidak bisa digunakan selamanya. Periksa kondisinya secara berkala. Jika ampas mulai lembap, berubah bentuk, muncul tanda-tanda jamur atau aromanya sudah tidak lagi efektif, segera buang dan ganti dengan ampas kopi yang baru dan sudah dikeringkan.

Periode penggunaannya dapat berbeda tergantung kondisi kulkas, jumlah makanan dan seberapa kuat bau yang ada. Karena itu, jangan hanya berpatokan pada hitungan hari.

Load More