- Anda dapat membersihkan noda keringat pada kasur sendiri di rumah menggunakan larutan sabun lembut.
- Taburkan baking soda pada kasur untuk menyerap kelembapan serta mengurangi bau tidak sedap secara efektif.
- Pastikan kasur benar-benar kering sebelum digunakan kembali guna mencegah timbulnya jamur dan bau apek.
SuaraSumut.id - Noda keringat pada kasur sering kali dianggap sepele. Padahal, jika dibiarkan terlalu lama, noda tersebut dapat meninggalkan bercak kekuningan, bau tidak sedap, hingga membuat permukaan kasur terlihat kusam.
Kondisi ini bisa terjadi karena keringat yang keluar saat tidur meresap ke dalam lapisan kain kasur dan bercampur dengan minyak alami tubuh. Kini, cara membersihkan noda keringat dari kasur tidak selalu membutuhkan jasa pembersih profesional.
Ada beberapa metode sederhana yang bisa dilakukan sendiri di rumah menggunakan bahan yang relatif mudah ditemukan. Namun, membersihkan noda keringat tidak boleh dilakukan sembarangan.
Kasur yang terlalu basah justru berisiko mengalami pertumbuhan jamur dan menimbulkan bau apek. Karena itu, penting untuk mengetahui bahan pembersih yang tepat sekaligus cara mengeringkan kasur dengan benar.
Berikut cara membersihkan noda keringat di Kasur:
1. Siapkan Bahan Pembersih yang Dibutuhkan
Sebelum mulai membersihkan kasur, siapkan beberapa perlengkapan berikut:
- Kain mikrofiber atau kain bersih.
- Air bersih.
- Sabun cair lembut tanpa pemutih.
- Botol semprot.
- Handuk kering.
- Soda kue atau baking soda untuk membantu menyerap kelembapan dan mengurangi bau.
- Penyedot debu jika tersedia.
Sebelum menggunakan bahan pembersih, periksa label perawatan kasur. Setiap jenis kasur, mulai dari busa, lateks, hingga pegas, dapat memiliki petunjuk perawatan yang berbeda.
Hindari mencampur bahan kimia pembersih secara sembarangan. Jangan pernah mencampurkan pemutih dengan cuka atau amonia karena dapat menghasilkan gas berbahaya.
2. Bersihkan Seprai dan Pelindung Kasur
Langkah pertama adalah melepas seprai, sarung bantal, dan pelindung kasur. Cuci perlengkapan tersebut sesuai petunjuk pada label masing-masing.
Jika noda keringat sudah menembus seprai atau pelindung kasur, bersihkan bagian tersebut secara terpisah sebelum dipasang kembali.
Langkah ini penting karena permukaan kasur yang sudah dibersihkan bisa kembali kotor apabila perlengkapan tidur masih menyimpan residu keringat. Pastikan seluruh perlengkapan tidur benar-benar kering sebelum digunakan kembali.
3. Gunakan Larutan Sabun Lembut untuk Mengangkat Noda
Untuk membersihkan noda keringat yang masih relatif baru, campurkan sedikit sabun cair lembut dengan air. Celupkan kain bersih ke dalam larutan tersebut, kemudian peras hingga kain hanya dalam kondisi lembap.
Tepuk-tepuk bagian yang bernoda secara perlahan. Hindari menggosok terlalu keras karena tindakan tersebut dapat membuat noda menyebar atau merusak permukaan kain.
Setelah itu, gunakan kain lain yang sedikit dibasahi air bersih untuk mengangkat sisa sabun. Jangan menyiram kasur secara langsung. Perlu diingat, tujuan metode ini adalah membersihkan permukaan kasur tanpa membuat lapisan di dalamnya menyerap terlalu banyak air.
4. Taburkan Baking Soda untuk Membantu Mengurangi Bau
Baking soda dapat digunakan untuk membantu mengurangi bau tidak sedap pada kasur. Setelah membersihkan noda dengan larutan sabun, pastikan permukaan kasur tidak terlalu basah.
Taburkan baking soda secara tipis pada area yang ingin dirawat. Diamkan selama beberapa jam agar bahan tersebut membantu menyerap bau dan kelembapan di permukaan.
Selanjutnya, bersihkan baking soda menggunakan penyedot debu yang sesuai.
Namun, baking soda bukan pengganti pembersihan noda yang sudah meresap jauh ke dalam kasur. Jika bercak kekuningan tetap terlihat, diperlukan penanganan tambahan yang sesuai dengan bahan dan petunjuk perawatan kasur.
5. Keringkan Kasur hingga Benar-Benar Kering
Mengeringkan kasur merupakan tahap yang tidak boleh dilewatkan. Setelah proses pembersihan selesai, buka jendela agar sirkulasi udara lebih baik. Gunakan kipas angin untuk membantu mempercepat pengeringan jika diperlukan.
Hindari memasang kembali seprai ketika permukaan kasur masih lembap. Kelembapan yang terperangkap dapat menyebabkan bau apek dan meningkatkan risiko pertumbuhan jamur.
Jangan menggunakan panas berlebihan atau menjemur kasur di bawah sinar matahari secara langsung tanpa memeriksa petunjuk produsennya. Sebagian bahan kasur dapat rusak jika terkena panas yang tidak sesuai.
Pastikan seluruh bagian yang dibersihkan sudah kering sebelum kasur digunakan kembali.
6. Bagaimana Jika Noda Keringat Sudah Menguning dan Membandel?
Noda keringat yang sudah lama menempel biasanya lebih sulit dibersihkan karena residunya telah mengendap pada serat kain. Untuk kondisi ini, periksa terlebih dahulu petunjuk perawatan dari produsen kasur.
Jika produk mengizinkan penggunaan pembersih kain tertentu, lakukan pengujian pada area kecil yang tersembunyi sebelum membersihkan bagian yang bernoda.
Hindari penggunaan pemutih klorin, hidrogen peroksida, atau cairan pembersih keras tanpa memastikan bahan kasur kompatibel dengan produk tersebut. Bahan-bahan itu dapat mengubah warna kain atau merusak material tertentu.
Apabila noda tetap membandel, baunya tidak hilang, atau kasur menunjukkan tanda-tanda jamur, pertimbangkan menggunakan jasa pembersihan kasur profesional.
Tips Mencegah Noda Keringat Kembali Muncul
Membersihkan noda memang penting, tetapi mencegahnya muncul kembali akan membuat kasur lebih mudah dirawat. Berikut beberapa kebiasaan yang dapat diterapkan:
1. Gunakan pelindung kasur yang bisa dicuci. Pilih produk yang sesuai dengan jenis kasur dan memiliki kemampuan menahan cairan.
2. Ganti seprai secara rutin. Sesuaikan frekuensinya dengan kondisi tubuh, cuaca, dan tingkat keringat saat tidur.
3. Jaga sirkulasi udara kamar. Ventilasi yang baik membantu mengurangi kelembapan di sekitar tempat tidur.
4. Hindari tidur di kasur yang lembap. Pastikan kasur sudah kering setelah dibersihkan atau terkena cairan.
5. Bersihkan noda sejak awal. Noda yang masih baru umumnya lebih mudah ditangani dibandingkan noda yang sudah lama menempel.
Selain itu, jika sering berkeringat saat tidur, gunakan pakaian tidur yang nyaman dan menyerap keringat. Mengatur suhu kamar agar tidak terlalu panas juga dapat membantu meningkatkan kenyamanan tidur.
Berita Terkait
-
Tidur Nyaman Makin Personal, Pilihan Kasur Pun Tak Lagi Seragam
-
Dari Ruang Operasi ke Kamar Tidur, Empat Dokter Australia Kembangkan Kasur Berbasis Riset
-
Posisi Kasur Lesehan di Lantai Menurut Feng Shui Aman atau Tidak? Ini Penataannya
-
Tips Menaruh Ranjang di Kamar Menurut Feng Shui, Jangan Sampai Kaki Menghadap Pintu
-
Posisi Tempat Tidur yang Pas Menurut Feng Shui, Demi Jaga Keharmonisan dan Cegah Insomnia
Terpopuler
- Hasil Survei Terbaru SMRC Soal Capres: Prabowo Hanya Raih 9,8 Persen, Kalah Telak Dari Dedi Mulyadi
- Kronologi Gubernur Bali Wayan Koster Diamuk Pegawai SPBU
- Wacana Gaji ASN Disalurkan Lewat Koperasi Merah Putih Dinilai Sebagai Langkah Mundur
- Indonesia Masuk Nominasi AFC Awards 2026, PSSI Bersaing dengan Kamboja dan Myanmar
- 4 Slip On Lokal Terbaik Menurut Review Pengguna, Empuk Buat Jalan Jauh hingga Jogging
Pilihan
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
-
Mantan Kadiv Hubinter Napoleon Bonaparte Meninggal, Pengacara: Doakan Bapak Diampuni Dosa-dosanya
-
Pekan Kelam IHSG: Drama BYAN Haji Isam, Turun Kelas MSCI Hingga Rekor Terburuk Bursa
-
Rakyat Kecil Jadi Korban Antrean BBM, dari Ojol Kehilangan Pendapatan hingga Kampus Terpaksa WFH
Terkini
-
Cara Bersihkan Noda Keringat dari Kasur, Ampuh dan Mudah!
-
Cacing Muncul di Kamar Mandi? Ini 3 Bahan Sederhana untuk Membasminya
-
Jangan Asal Masuk Kulkas! Ini Cara Menyimpan Sayuran agar Tetap Segar dan Tidak Cepat Busuk
-
3 Cara Mencegah Talang Air Tersumbat Daun, Jangan Tunggu Atap Bocor!
-
Sembunyikan Narkoba di Dompet, Wanita Diamankan Saat Jenguk Suami di Rutan Medan