- PT Pegadaian dan OJK Sumatera Utara memberikan edukasi keuangan kepada mahasiswa melalui talkshow pada Kamis, 22 Oktober 2026.
- Mahasiswa diperkenalkan pada investasi emas digital terjangkau lewat aplikasi Tring! serta bahaya pinjaman online ilegal yang merugikan.
- Pegadaian memperkuat budaya antikorupsi dan integritas pelayanan untuk memastikan kenyamanan nasabah saat bertransaksi di outlet resmi.
Ia juga mengingatkan agar masyarakat tidak mudah tergiur dengan tawaran investasi yang menjanjikan imbal hasil tinggi dalam waktu singkat.
"Penawaran keuntungan hingga 10 persen per hari atau per minggu, misalnya, patut dicermati dan diperiksa lebih lanjut sebelum seseorang memutuskan menempatkan dana," ungkap Yovvi.
Selain membahas investasi dan perlindungan konsumen, kegiatan tersebut turut menyoroti pentingnya integritas dalam industri jasa keuangan.
Penyuluh Antikorupsi sekaligus Compliance Senior Officer Pegadaian Kanwil I Medan, Donald Estefanussia Kiroh, menegaskan bahwa tata kelola perusahaan yang baik perlu diwujudkan melalui perilaku pegawai serta pelayanan yang dapat dipercaya.
Ia mengatakan pegadaian memperkuat budaya antikorupsi melalui program Penyuluh Antikorupsi (PAKSI). Secara nasional, terdapat 39 penyuluh antikorupsi yang tersebar di seluruh kantor wilayah serta satu ahli pembangunan integritas di kantor pusat.
"Jadi kami memberikan contoh dan tentunya manfaat nyata bagi masyarakat adalah bagaimana kami mampu menciptakan benteng pertahanan itu. Dan akhirnya bagi teman-teman yang tentunya bertransaksi di outlet itu, bisa memberikan integritas," ujar Donald.
"Integritas ketika mereka melayani nasabah tentunya yang lebih baik lagi, berarti ketika nasabah datang ke kami, itu merasa sama dan nyaman," tukasnya.
Berita Terkait
-
Investor Ramai-ramai Desak MSCI Jelaskan Ancaman Kucilkan Indonesia
-
Ketika Bos OJK 'Jadi Tukang Sapu' Pidato Prabowo Soal Menantang MSCI
-
OJK Kasih Sanksi Rp2,1 Triliun dalam Kasus Saham DSSA, BREN, dan CUAN, Ini Pihak yang Terlibat
-
Mengurai Kasus Dana Syariah: Menagih Akuntabilitas Dewan Pengawas
-
Meski Tak Takut Ancaman MSCI, Prabowo Diklaim Tetap Dukung Reformasi Pasar Modal
Terpopuler
- Mudah, Ini Cara Menghentikan Spam Call di HP Android dan iPhone
- Pengamat Nilai Manuver KSP Listyo Bongkar Hambatan Birokrasi Jadi Investasi Jangka Panjang
- Pengacara Kamaruddin Simanjuntak Sakit Apa? Meninggal Dunia di Usia 52 Tahun
- 5 Rekomendasi Sepatu untuk Jalan Kaki 20 Ribu Langkah, Empuk dan Tidak Cepat Pegal
- Cara Menggunakan Minyak Zaitun Mustika Ratu untuk Wajah dan Rambut
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Waspada Potensi Banjir di Sumut, BMKG Prediksi Hujan Lebat 23-25 Oktober
-
Pegadaian-OJK Sumut Edukasi Mahasiswa soal Investasi Emas dan Bahaya Pinjol Ilegal
-
Polisi Gerebek Bengkel Motor yang Dijadikan Gudang Vape Narkoba di Deli Serdang
-
Buku Nikah Hilang atau Rusak? Ini Syarat dan Cara Mengurus Penggantinya
-
Cara Menghapus Akun Media Sosial Secara Permanen