- AI berkembang dari cloud menuju robot yang mampu memahami lingkungan, mengambil keputusan, dan bertindak secara langsung.
- Robot membutuhkan komputasi cepat, respons real-time, dan sistem yang aman serta stabil.
- AMD menghadirkan teknologi AI terintegrasi untuk membangun robot yang lebih andal, efisien, dan aman.
Tempatkan komputasi yang tepat untuk setiap workload, dekat dengan data dan dekat dengan tindakan. Pada praktiknya, hal ini berarti membangun robot seperti kita menggambarkan tubuh manusia. Otak yang memahami, menalar, dan merencanakan. Tulang belakang yang membawa komunikasi time-sensitive ke seluruh sistem.
Sendi yang menjalankan gerakan secara deterministik. Tangan yang menangani ketangkasan kompleks. Sensor di bagian tepi. Hasilnya adalah sistem real-time terdistribusi yang terdiri atas node-node terkoordinasi, bukan satu unit pemrosesan tunggal.
Keselamatan adalah Properti Sistem
Baik fungsi-fungsi ini dipusatkan maupun didistribusikan, keselamatan bergantung pada perilaku seluruh sistem dan, yang paling penting, bagaimana respon ketika terjadi kegagalan. Hal ini mengubah keputusan desain sejak awal: di mana keputusan dibuat, bagaimana gangguan dibatasi, dan fungsi mana yang harus merespons dalam tenggat waktu real-time yang sempit.
Redundansi. Penurunan fungsi secara bertahap. Pengambilan keputusan lokal dalam batasan global. Kemampuan ini membantu sistem mempertahankan perilaku yang terkendali, mencapai kondisi aman, dan dalam banyak kasus tetap beroperasi meski komputasi AI utamanya gagal.
Ini adalah tantangan industri yang mencakup robotika, otomotif, dan otomasi industri. Tantangan ini membutuhkan hardware, software, dan arsitektur sistem yang saling bekerja. Keselamatan bukan lapisan tambahan di atas sistem; keselamatan menentukan bagaimana sistem dibangun.
AMD membantu perancang membangun arsitektur ini melalui Adaptive SoC dan platform x86. Adaptive SoC menyediakan pemrosesan real-time lock-step khusus dan logika yang dapat diprogram untuk pemantauan dan kontrol deterministik, didukung silikon bersertifikasi keselamatan menurut IEC61508, ISO26262, dan ISO13849, serta alur desain bersertifikasi.
Pekerjaan yang sedang berkembang seperti ISO/CD 25785-1 menegaskan semakin besarnya perhatian pada keselamatan tingkat sistem untuk robot industri dengan kestabilan dinamis. Sistem ini memerlukan perilaku yang dapat diprediksi di seluruh proses penginderaan, komputasi, kontrol, dan respons terhadap kegagalan, sehingga arsitektur sistem menjadi keputusan mendasar terkait keselamatan sejak awal.
Pada platform AMD x86, Xen—hypervisor ringan yang mengisolasi workload satu sama lain—dapat mendukung arsitektur dengan tingkat kritikalitas campuran melalui pemisahan workload dengan persyaratan keselamatan yang berbeda dan penerapan batas terkendali pada memori, perangkat, serta sumber daya komputasi bersama.
AMD dan komunitas Xen terus mengembangkan Xen menuju sertifikasi keselamatan pada platform AMD x86 dan Arm. Kontribusi ini tidak hanya mencakup isolasi, tetapi juga persyaratan, pengujian, injeksi kesalahan, dan bukti yang diperlukan untuk mendukung sertifikasi. Persetujuan konsep keselamatan telah selesai, dan pekerjaan berlanjut menuju sertifikasi akhir.
Yang AMD bangun
Pandangan tingkat sistem inilah yang membentuk solusi AI robotika AMD Kria™, dengan portofolio system-on-module yang dapat diskalakan:
- Kria AI SOM dan kartu carrier robotika bertenaga prosesor AMD Ryzen™ AI Embedded X100 Series.
- AMD Kria™ AI Robotics Developer Platform, platform terbuka dan terintegrasi yang menggabungkan komputasi CPU, GPU, NPU, dan FPGA.
- AMD Robotics Software Suite dan AMD Robotics Partner Network terbuka.
Tag
Berita Terkait
-
Terlalu Sempurna untuk Menjadi Nyata: Cerita AI yang Rusak Kepercayaan Warga Threads
-
Tak Punya Ahli IT, Media Daerah Ini Manfaatkan AI untuk Bikin Platform Pantau Iklim
-
Local Media Summit 2026 Dimulai, Kolaborasi Jadi Kunci Hadapi Era AI
-
Perwakilan Kampus Luar Negeri Pelajari Transformasi Digital Pertamina
-
Forum Bisnis Paten Indonesia 2026, Hubungkan Industri dengan Solusi Teknologi
Terpopuler
- Korupsi Rp18,7 Miliar, Wakil Bupati Indramayu Resmi Ditahan, Lucky Hakim Masih Bungkam
- 5 Rekomendasi Sepatu untuk Jalan Kaki 20 Ribu Langkah, Empuk dan Tidak Cepat Pegal
- Cetak 6 Gol dalam 6 Laga Bersama Persija, Shin Tae-yong Angkat Topi untuk Alexander Jeremejeff
- Cara Menggunakan Minyak Zaitun Mustika Ratu untuk Wajah dan Rambut
- Bisakah Bedak Marcks dan Air Mawar Viva untuk Mengunci Makeup? Begini Caranya
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Dari AI yang Menjawab ke AI yang Bertindak
-
BRI Siapkan Buyback Saham hingga Rp1 Triliun, Bidik Optimalisasi Nilai Pemegang Saham
-
SULE-WM Lampaui Target, Pengelolaan Sampah Plastik Tembus 4.000 Ton
-
Waspada Potensi Banjir di Sumut, BMKG Prediksi Hujan Lebat 23-25 Oktober
-
Pegadaian-OJK Sumut Edukasi Mahasiswa soal Investasi Emas dan Bahaya Pinjol Ilegal