Mereka juga terpaksa harus membeli sendiri atribut paskribraka sendiri. Sebab pemerintah hanya menyediakan atribut kepada 12 orang yang bertugas.
Terlepas dari semuanya, Hasya merasa senang karena sudah menjadi anggota Paskibraka di tengah masa darurat akibat pandemi Covid-19.
"Tahun ini memang beda, kami kecewa, sedih. Tapi kami tetap bangga menjadi Paskibraka Kota Pangkalpinang tahun 2020 dimasa covid-19," kata Hasya memungkasi.
Baca Juga:Geger Temuan Bayi Lengkap Bersama Ari-ari di Denpasar, Polisi Kejar Pelaku