"Itu bukan miris atau memuakkan hanya karena kamu merasa itu tidak benar. Jadi, hormati apa yang dilakukan di daerah tu, dan kalo perlu ga usah ikut campur," kata PabloEscocrot.
"Ngeliat caotionnya ngakak sendiri, mbak kalo emang udah gak pengen tinggal di Indonesia lagi, ya silakan pindah, gak ngelarang juga kok kita," timpal Gottago.
"Saya orang Aceh. Daerah kami memang telah diberi otonom khusus oleh pemerintah pusat yaitu berupa Qanun jinayat yang telah dirumuskan dalam perda," imbuh Aned.
Baca Juga:Aceh Tetap Gelar Hukuman Cambuk Saat Pandemi dan Dihadiri Banyak Orang