"Kita dari Persatuan Dokter Ahli Mata Indonesia memberikan saran-saran kepada semua pasien ataupun anak-anak yang mengalami computer vision sindrom untuk mengikuti aturan 20-20-20," imbaunya.
Aturan 20-20-20 yakni setiap 20 menit melihat layar hp ataupun komputer, maka mata harus diistirahatkan selama 20 detik dengan melihat benda dalam jarak jauh.
"Artinya dalam 20 menit mata kita melihat komputer kita harus mengistirahatkan mata kita selama 20 detik untuk melihat jarak jauh sebanyak 20 feet (enam meter). Nanti 20 menit kemudian lagi berhenti melihat jarak jauh selama 20 detik," ucapnya.
Jangan Takut Berobat ke Dokter
Baca Juga:Waspada! 5 Dampak Negatif Sering Memarahi Anak
dr Bobby menambahkan, jika sudah mengalami gangguan mata kabur, berair, agar segera dibawa ke dokter untuk mendapatkan pertolongan medis.
"Ya kalau sudah mengalami gangguan misalnya begini matanya kabur boleh datang ke dokter, matanya berair, biasanya anak itu suka mengedipkan matanya," ungkapnya.
Ia juga meminta tidak perlu risau datang ke dokter mata bila anak mengalami gangguan penglihatan.
"Ke dokter kita lakukan edukasi dulu, kalau memang penglihatan masih bagus kita edukasi, misal sudah terganggu kita kasih kacamata. Gak sampai harus dioperasi," pungkasnya.
Hal senada juga disampaikan, dr Selly Azwina Sp.M yang membuka praktek di Pematangsiantar.
Baca Juga:Wagub DKI: 31 Persen Lebih Nakes di Jakarta Gagal Divaksin Covid-19
Ia mengatakan, para orangtua diharapkan untuk lebih memperhatikan anaknya ketika bermain handphone. Pasalnya, radiasi layar handphone dapat menganggu mata dan berdampak terhadap tumbuh kembang anak.