Saat itu, Arfa merekam kericuhan yang terjadi tersebut. Tiba-tiba ada yang menghalangi Arfah merekam video itu.
"Tadi awalnya aku ambil video (massa diamankan), ada yang pukul bagian belakang kepalaku, cukup keras. Pelaku dari satpol PP yang berjaga," kata Arfa saat dikonfirmasi.
Kontributor : M. Aribowo
Baca Juga:Label Teroris untuk OPM Tak Bakal Tenangkan Hati Rakyat Papua