SuaraSumut.id - Seorang diduga pelaku yang terlibat dalam aksi pembakaran mobil anggota DPRD Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara, diringkus polisi.
“Saya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas keberhasilan Polres Tapteng yang menangkap satu terduga pelaku,” kata Bupati Tapteng, Bakhtiar Ahmad Sibarani, dikutip dari Medanheadlines.com - jaringan Suara.com, Jumat (4/5/2021).
Bupati menyebut terduga pelaku pembakaran mobil anggota DPRD Tapteng dari partai Gerindra itu berjumlah dua orang.
Dalam rekaman CCTV, kata Bupati, terduga pelaku disebut memakai masker dan menggendarai sepeda motor.
Baca Juga:Bandar Narkoba Asal Jatim Tertangkap Tangan di Purbalingga
“Kita percayakan kepada pihak kepolisian dalam melakukan pengejaran terhadap satu terduga pelaku yang kabur,” kata Bakhtiar.
Atas kejadian tersebut, Bakhtiar meminta masyarakat untuk tetap tenang dan tidak perlu takut. Dia juga berharap polisi bisa mengungkap aktor intelektual dari kasus tersebut.
“Motif dari pelaku juga harus diungkap oleh polisi. Kita yakin dengan pihak kepolisian Tapteng,” jelasnya.
Dalam kasus pembakaran mobil ini, terduga pelaku yang telah ditangkap tidak memiliki persoalan dengan anggota DPRD Tapteng, Madayansah Tambunan sebagai pemilik mobil.
“Artinya, ada otak pelaku yang menurutnya memiliki persoalan pribadi dengan Madayansah,” jelasnya.
Baca Juga:Polisi Polsek Mengwi Dipecat karena Jadi Bandar Narkoba Jenis Sabu
“Ada masalah pribadi masa lalu. Tidak mungkin kita umbar ke publik,” katanya.
Bakhtiar menduga jika otak pelaku erat kaitannya dengan salah seorang oknum bandar narkoba di Tapteng. Tudingan yang disampaikan itu bukan tanpa alasan. Menurut Bupati, terduga pelaku yang berhasil ditangkap diduga merupakan sopir bandar narkoba tersebut.
“Kita menduga otak pelaku adalah oknum bandar narkoba yang sudah sering keluar masuk penjara,” katanya.
Bupati menambahkan, sebelum terjadinya pembakaran mobil, Madayansah Tambunan mendapat telepon dari seseorang. Dalam pembicaraan melalui selular itu, seseorang tersebut melayangkan teror kepada Madayansah.
“Rekamannya ada. Dikatakan oknum penelepon, anggota nya baru saja tembak-tembakan dengan orang lain,” kata Bupati.
“Dalam rekaman itu juga dikatakan, jangankan sama anggota dewan, sama bupati pun dia sor. Nanti rumah saya pulak yang mau dibakarnya. Hebat kali dia,” sambung Bupati.
Terpisah, Kabag Humas Polres Tapteng, AKP Horas Gurning saat dikonfirmasi membenarkan penangkapan terhadap satu terduga pelaku pembakaran mobil anggota DPRD Tapteng.
Namun, Gurning tidak bisa menjelaskan secara rinci nama serta lokasi ditangkapnya terduga pelaku tersebut.
“Iya benar, satu terduga pelaku sudah ditangkap. Dan kita masih memburu pelaku yang kabur,” jelasnya.
Sebelumnya diketahui bahwa mobil milik anggota DPRD Tapteng, Madayansah Tambunan dibakar oleh orang tak dikenal (OTK).
Saat kejadian, mobil Honda CR-V yang terpakir di dalam garasi di Lingkungan II Kelurahan Sibabangun, Kecamatan Sibabangun, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng).
Dalam rekaman CCTV diketahui bahwa aksi pembakaran dilakukan dua orang dengan memakai masker. Aksi teror yang menimpa anggota DPRD dari Partai Gerindra itu terjadi Sabtu dini hari sekira pukul 03.21 WIB.
Dalam kejadian ini, tim Inafis Polres Tapteng bersama personil Polsek Sibabangun juga sudah melakukan identifikasi tempat kejadian perkara.
Beberapa orang saksi juga sudah dimintai keterangan. Termasuk memeriksa isi dari rekaman CCTV.