"Untuk pastinya kita tunggu hasil focus group discussion (FGD), sebab kita juga akan mendata berapa kendaraan masyarakat sekitar yang akan ditampung,” pungkasnya.
Pengembalian Kesawan menjadi ruang pedestrian mendapat apresiasi dan dukungan dari Darma Lubis, salah seorang penggiat budaya Medan.
"Kita mendukung langkah Bobby Nasution untuk merevitalisasi kawasan Kesawan. Sebab, tujuannya untuk mengembalikan fungsinya seperti masa lalu., termasuk sebagai ruang pedestrian," kata Darma.
Sebagai penggiat budaya, kata Darma, langkah Bobby merevitalisasi dinilai sangat positif. Hanya saja, dia berharap, agar Pemko Medan tidak hanya sekedar merevitalisasi secara fisik saja, tetapi harus diikuti dengan pengelolaan non fisiknya agar pemanfaatan dari revitalisasi yang dilakukan dapat dirasakan masyarakat.
Baca Juga:Dua Penambang Emas Tewas di Dharmasraya, Seorang Mantan Wali Nagari
"Pengelolaan non fisik juga sangat penting sehingga pembangunan fisik yang dilakukan tidak mubazir, sehingga revitalisasi kawasan Kesawan sebagai cagar budaya dapat dirasakan manfaatnya. Setelah mengembalikan Kesawan sebagai ruang pedestrian, Pemkot Medan harus bisa mengelolanya dengan baik sehingga warga merasa aman dan nyaman saat melintas di kawasan tersebut," tukasnya.