"Setelah pulang nanti dari luar negeri, mereka juga harus mampu melakukan transfer ilmu agar prestasi yang hari ini didapat bisa ditularkan ke mahasiswa lainnya," katanya.
Diketahui, pemerintah menyiapkan kuota bagi 1.000 mahasiswa terbaik Indonesia untuk di luar negeri. Skema beasiswa untuk para mahasiswa akan berada di luar negeri selama satu maupun dua semester. Skema bantuan program IISMA mencakup semua komponen yang dibutuhkan para Mahasiswa.
Melansir laman resmi Kemdikbudristek, Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kemdikbudristek Nizam juga menuturkan, program ini diharapkan dapat menjadi modal berharga mahasiswa untuk menapak jenjang karir dan mempersiapkan diri menjadi calon pemimpin bangsa yang berwawasan global.
"Kami berharap perguruan tinggi yang bergabung dalam program ini dari mitra global kita dapat bermitra dengan perguruan dalam negeri, kami harapkan perguruan tinggi yang mengirim mahasiswanya terlibat langsung dengan dunia internasional,” kata Dirjen Dikti.
Baca Juga:Kasus Covid-19 Menggila, Pemerintah Pusat Terapkan PPKM Darurat, Ganjar: Jateng Siap
Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemdikbudristek Aris Djunaidi menjelaskan, saat ini ada 73 perguruan tinggi dunia dari 31 negara yang bekerjasama sebagai mitra program beasiswa IISMA.