Sahat mengatakan, tidak semua janji Jokowi yang tidak terwujud seperti pembangunan infrastruktur, jalan tol, bandara dan pelabuhan.
"Kita juga harus objektif, bahwa Jokowi menepati janji membangun berbagai infrastruktur." ujar Sahat.
Hanya saja infrastruktur yang dibangun itu belum mendongkrak ekonomi naik signifikan dan menjadi daya dorong pertumbuhan ekonomi 7 persen sesuai janji Jokowi.
Apalagi jalan tol yang sudah selesai dibangun, sambung Sahat, malah direncanakan akan dijual kepada swasta. Padahal dalam bisnis, kata Sahat menambahkan, menjual sebagian saham atau divestasi adalah hal wajar.
Baca Juga:BEM se-Jabodetabek Sentil BEM UI soal Kritikan The King of Lip Service
"Tapi karena yang dijual ini jalan tol, terkesan negara sedang menjual negara kepada swasta. Padahal jalan tol itu dibangun oleh biaya BUMN bukan dari anggaran pendapatan belanja negara atau APBN, namun mahasiswa terlanjur memvonis pemerintahanan Jokowi menjual jalan tol kepada swasta dan asing," tukasnya.