"Tapi perlu juga dipahami, sifat kolaborasi yang selalu digaungkan wali kota, mengajak bersama membangun kota Medan tanpa menyakiti satu sama lain. Jangan menyinggung satu sama lain. Harus bisa saling berkontribusi membangun kota Medan agar menjadi kota yang berkah. Pembangunan Kota Medan yang menyesuaikan dengan design modern tidaklah mungkin mutlak mempertahankan gaya design lama, sebab terkesan kaku. Tapi upaya bapak wali kota mengkolaborasi Seni dan Budaya Melayu dengan design yang lebih modern sudah sepatutnya diapresiasi," papar Rasjid.
"Saya paham betul bahkan sampai larut malam pak wali berkeliling kota Medan memastikan semua pekerjaan berjalan sesuai rencana. Saat banjir pun wali hadir di tengah masyarakat, menginstruksikan seluruh jajaran untuk bergerak. Jika ada kekurangan di sana sini, Pak Wali cukup luas hati mendengarkan saran dan masukan untuk kebaikan bersama. Sebab memang tidak semudah itu juga menyatukannya, membenahi, melaksanakan program kerja agar dapat diterima oleh masyarakat. Pasti butuh masukan dan saran untuk kebaikan," katanya.