Pelaku yang kalap langsung mengayunkan parang secara membabi buta menyerang istri dan tetangganya sambil memaki-maki mengutuk perbuatan istrinya.
"Usai membacok kedua korban hingga terkapar bersimbah darah, pelaku lalu menelpon kepala desa dan meminta untuk diantarkan ke kantor polisi, terhadap pelaku sudah ditahan," ucapnya.
Rismanto mengatakan latar belakang peristiwa penganiayaan adalah adanya dugaan hubungan khusus antara A (istri terduga pelaku) dengan korban ZAC.
"Terhadap pelaku sudah menjalani penahanan," tukasnya.
Kontributor : M. Aribowo