Kepala Kantor Basarnas Medan Budiono mengatakan pencarian melibatkan sedikitnya 535 orang dari berbagai instansi dan organisasi. Di mana mereka akan dibagi menjadi 3 SRU.
SRU I melakukan pencarian di permukaan air menggunakan perahu LCR dan aqua eye untuk mendeteksi keberadaan korban di dalam air, sekaligus dilakukan penyelaman oleh tim Basarnas Spesial Group (BSG).
Kemudian, SRU II melakukan pencarian menggunakan ekskavator dan didampingi tim scouting darat di area batas jalan menuju tepi danau.
![Tim SAR gabungan menemukan korban meninggal dalam peristiwa banjir bandang dan longsor di Kabupaten Humbahas, Sumatera Utara. [Ist]](https://media.suara.com/pictures/original/2023/12/05/95219-banjir-di-humbahas.jpg)
"Untuk SRU III melakukan pencarian menggunakan ekskavator dan didampingi tim scouting darat diarea batas jalan menuju arah bukit.Tim nanti juga akan dibantu anjing pelacak dari pihak kepolisian," ungkapnya.
Diketahui, sebanyak 12 orang dilaporkan hilang akibat banjir dan longsor di Humbahas. Dua orang telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, sementara 10 orang masih dalam pencarian.