- Kanwil Imigrasi dan Pemasyarakatan Sumut sukses mengawal seleksi SKD Poltekimipas 2026 di Medan.
- Ujian CAT yang berlangsung pada 30 September hingga 1 Oktober 2026 ini berjalan secara transparan.
- Sebanyak 1.147 dari 1.186 peserta hadir mengikuti ujian tanpa adanya kendala berarti di lapangan.
SuaraSumut.id - Kolaborasi Kanwil Ditjen Imigrasi Sumut dan Kanwil Ditjen Pemasyarakatan Sumatera Utara berhasil menuntaskan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Penerimaan Calon Taruna/Taruni Politeknik Imigrasi dan Pemasyarakatan Indonesia (Poltekimipas) Tahun Anggaran 2026 sesuai jadwal.
Ujian berbasis Computer Assisted Test (CAT) ini berlangsung pada 30 September hingga 1 Oktober 2026 dalam tujuh sesi, bekerja sama dengan Kantor Regional VI BKN Medan.
Kedua Kepala Kantor Wilayah turun langsung mengawal jalannya seleksi, didampingi Direktur Poltekimipas Sigit Budiyanto.
Kepala Kanwil Ditjen Imigrasi Sumut Parlindungan menyampaikan harapannya agar seluruh rangkaian seleksi dapat terlaksana dengan sukses.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Ditjen Pemasyarakatan Sumut Jalu Yuswa Panjang berpesan kepada para peserta untuk terus menjaga fokus agar dapat mengerjakan soal secara maksimal.
Direktur Poltekimipas Sigit Budiyanto memberikan jaminan atas keterbukaan proses seleksi.
"Seleksi dengan sistem CAT ini kami pastikan berlangsung transparan. Hasil ujian dapat langsung dilihat melalui live score," ujarnya.
Transparansi tersebut berjalan seiring dengan kelancaran pelaksanaan di lapangan. Dari 1.186 peserta terdaftar, sebanyak 1.147 orang atau 96,7 persen hadir mengikuti ujian, terdiri atas 806 laki-laki dan 341 perempuan, sementara 39 peserta tidak hadir.
Seluruh peserta yang hadir diperkenankan mengikuti ujian, dan panitia tidak mencatat satu pun kendala maupun kejadian tak terduga selama tujuh sesi berlangsung.
Keberhasilan ini tidak lepas dari soliditas panitia daerah gabungan kedua kantor wilayah yang bahu membahu menyukseskan gelaran tersebut.
Kinerja bersama ini menjadi wujud nyata sinergi dua pilar di bawah Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, sekaligus bekal penting untuk mengawal tahapan seleksi berikutnya demi melahirkan insan imigrasi dan pemasyarakatan yang unggul dan berintegritas.