- Warga membakar tiga unit ekskavator tambang emas ilegal di Mandailing Natal pada Minggu dini hari.
- Aksi tersebut dilakukan karena penambang mengabaikan peringatan keselamatan bangunan Masjid Al-Muhtadin yang terancam rusak.
- Polres Madina membenarkan peristiwa pembakaran tersebut dan saat ini sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut.
SuaraSumut.id - Video yang menampilkan sejumlah ekskavator dibakar warga di lokasi diduga tambang emas ilegal kawasan Jambur Tarutung, Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara (Sumut), viral di media sosial.
Dilihat dari unggahan akun instagram mediagrammandailing, Senin (5/10/2026), tampak kobaran api berkobar dari tiga unit ekskavator yang sedang tidak beroperasi.
Disebutkan kejadian itu terjadi pada Minggu (4/10/2026) dinihari sekitar pukul 02.00 WIB.
Dalam narasinya disebutkan aksi nekat warga tersebut dipicu oleh ulah penambang yang terus mengabaikan peringatan terkait keselamatan Masjid Al-Muhtadin yang berada di lokasi.
Aktivitas pengerukan material tambang ilegal tersebut beroperasi tepat di belakang bangunan masjid, sehingga mengancam ketahanan struktur pondasi tempat ibadah tersebut.
Sontak saja begitu video ini diunggah, seketika mendapatkan perhatian dari warganet yang resah dengan adanya aktivitas tambang ilegal.
Staf Humas Polres Madina Aiptu R Manurung ketika dikonfirmasi SuaraSumut.id membenarkan adanya ekskavator tambang ilegal yang dibakar warga.
"Untuk kejadian (pembakaran ekskavator) benar," katanya.
R Manurung mengatakan pihak Polres Madina sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait aktivitas pertambangan yang diduga ilegal dan adanya pembakaran alat berat.
"Masih dalam proses penyelidikan," tukasnya.
Kontributor : M. Aribowo